IBL Pastikan 8 Seconds Violation KJ Buffen Sudah Sesuai Regulasi FIBA
IBL beri rilis terkait kontroversial 8 seconds violation KJ Buffen. (Gambar: IBL)
Berita Basket IBL : IBL memberi pernyataan resmi terkait kontroversial 8 seconds violation yang diberikan kepada KJ Buffen di Game 1 antara Rans Simba Bogor versus Pelita Jaya Jakarta. Pihak liga mengatakan bahwa keputusan wasit sudah sesuai dengan regulasi FIBA.
Kejadian itu bermula ketika Aaron Fuller menguasai bola di detik-detik akhir pertandingan. Bola kemudian ditepis oleh Perrin Buford dan shotclock menunjukkan angka 21. KJ Buffen yang mendapatkan bola inbound kemudian tidak melewati garis halfcourt hingga detik shotclock menunjukkan angka 15. Wasit kemudian meniup peluit dan menunjuk jika Buffen melakukan 8 seconds violation. Keputusan ini sempat menuai pertanyaan, tetapi nyatanya sudah sesuai regulasi FIBA.
Dalam interpretasi aturan FIBA, hitungan delapan detik tidak akan direset apabila bola hanya ditepis lawan dan keluar lapangan selama penguasaan bola tetap berada pada tim yang sama. Karena penguasaan bola tetap dimiliki oleh Rans Simba Basketball setelah bola keluar lapangan, maka hitungan delapan detik tetap dilanjutkan dan tidak dimulai ulang. Pendapat tentang correct call diatas juga menjadi atensi John Rearden yang merupakan IBL Referee Development Advisor yang pada malam itu hadir mengawasi jalannya pertandingan dan cukup menyayangkan protes berlebihan yang dilakukan oleh team kepada personil perangkat pertandingan terkait keputusan yang tepat diambil pada situasi tersebut pasca pertandingan.
Selanjutnya, Rans sendiri akan bertandang ke markas Pelita Jaya dengan situasi tertinggal 0-1. Mereka harus menang di Game 2 jika memang masih ingin melangkah jauh dalam babak playoff.
Artikel Tag: IBL, RANS Simba Bogor, KJ Buffen