Minnesota Lynx Buru Kemenangan Ketiga Beruntun Kontra Chicago Sky
Minnesota Lynx kini semakin bergantung pada performa rookie guard Olivia Miles, pilihan kedua draft WNBA tahun ini. (Foto: AP)
Minnesota Lynx datang ke laga kandang melawan Chicago Sky dengan motivasi tinggi untuk membungkam keraguan yang mengiringi mereka sejak awal musim WNBA 2026.
Lynx akan memburu kemenangan ketiga secara beruntun saat menjamu Sky di Minneapolis, Minggu (17/5) malam waktu setempat atau Senin pagi WIB.
Meski kehilangan sejumlah pemain penting pada offseason dan diterpa cedera di awal musim, Minnesota menunjukkan mereka tetap mampu bersaing di papan atas.
Guard veteran Courtney Williams menegaskan timnya tidak terlalu mempedulikan kritik dari luar.
“Kami tahu kualitas yang kami miliki. Kami tidak khawatir dengan apa yang dikatakan orang-orang. Mereka akan melihat sendiri apa yang bisa kami lakukan,” kata Williams.
Minnesota Lynx memulai musim dengan kekalahan dramatis 90-91 dari Atlanta Dream di kandang sendiri setelah menyia-nyiakan keunggulan pada laga pembuka.
Namun, tim asuhan Cheryl Reeve segera bangkit dengan dua kemenangan tandang beruntun atas Phoenix Mercury dan Dallas Wings, masing-masing dengan selisih empat poin.
Reeve menilai peningkatan performa pertahanan menjadi faktor utama kebangkitan Lynx dalam dua pertandingan terakhir.
“Kami tidak mungkin bermain lebih buruk lagi dalam bertahan pada babak pertama pertandingan terakhir kami. Saat halftime, kami berkomitmen kembali bermain sesuai identitas kami. Saya menghargai bagaimana grup ini terus bertahan,” ujar Reeve.
Meski demikian, Lynx harus menghadapi pukulan baru setelah rookie Emma Cechova mengalami cedera lutut serius saat melawan Dallas. Hasil pemeriksaan menunjukkan Cechova mengalami robekan ACL dan dipastikan menepi cukup lama.
Dalam tiga pertandingan musim ini, Cechova mencatat rata-rata 8,3 poin dan 3,7 rebound per gim.
Minnesota Lynx kini semakin bergantung pada performa rookie guard Olivia Miles, pilihan kedua draft WNBA tahun ini.
Pemain lulusan TCU itu langsung tampil impresif dengan rata-rata 16,3 poin dan tujuh assist dalam tiga pertandingan pertamanya di liga.
Selain Miles, Minnesota Lynx juga mendapat kontribusi stabil dari Natasha Howard dan Williams yang sama-sama mencetak rata-rata 15,3 poin per pertandingan.
Kayla McBride turut menjadi ancaman dengan rata-rata 15 poin per laga.
Di kubu Chicago, performa awal musim juga cukup menjanjikan.
Sky membuka musim dengan kemenangan atas tim ekspansi Portland Fire dan Golden State Valkyries sebelum kalah 83-91 dari Mercury pada laga terakhir.
Pemain anyar Rickea Jackson menjadi motor serangan Sky dengan rata-rata 22 poin per gim.
Mantan pemain Los Angeles Sparks itu juga mencatat enam rebound, 2,7 assist, dan dua blok per pertandingan.
Pelatih Chicago, Tyler Marsh, memuji kemampuan ofensif Jackson setelah sang pemain mencetak 29 poin dalam laga melawan Mercury.
Di belakang Jackson, Kamilla Cardoso menyumbang 12,3 poin dan 9,7 rebound per pertandingan.
Sementara Skylar Diggins masih diragukan tampil setelah mengalami benturan di wajah saat menghadapi Phoenix.
Artikel Tag: Minnesota Lynx, WNBA, Chicago Sky