Beppe Marotta: Lawan di Liga Champions Bukan Tim-tim Pelengkap
Beppe Marotta
Berita Liga Italia: Beppe Marotta menyebut lawan di Liga Champions lebih merepotkan dan meminta Inter Milan belajar dari dua kekalahan, dengan PSG sebagai contoh.
Dalam sesi wawancara bersama DAZN, presiden Inter Milan, Beppe Marotta menanggapi dua kekalahan Nerazzurri di Liga Champions. Ia menyebut level lawan di kompetisi Eropa meningkat dan mengajak klub mengambil pelajaran.
"Jawaban soal Liga Champions sangat sederhana: bahkan tim-tim yang hingga beberapa tahun lalu berada di kelompok ketiga atau keempat telah berkembang dalam hal budaya sepak bola.” ujar marotta.
“Jadi lawan-lawan kita bukan tim pelengkap, semuanya bisa merepotkan. Ada satu data: tahun lalu ada tim yang kalah tiga pertandingan beruntun sehingga tidak masuk delapan besar, lalu lolos lewat playoff dan menjadi juara, yaitu PSG.”
“Kami harus mengambil pelajaran dari dua kekalahan ini dengan menganalisis hal-hal negatifnya dan menetapkan arah untuk memperbaiki diri,"
Inter kalah 3-4 dari Club Brugge di Liga Champions, dengan Nicolo Tresoldi mencetak hat-trick. Kekalahan itu menjadi yang kedua bagi Inter di Liga Champions musim ini, setelah sebelumnya mereka dikalahkan Real Madrid di laga pembuka.
Dalam format baru kompetisi, delapan tim teratas fase liga langsung lolos ke babak 16 besar, sedangkan peringkat 9 hingga 24 harus melewati playoff.
Inter selanjutnya menghadapi Shakhtar Donetsk di Liga Champions pada 21 Oktober. Di Serie A, Nerazzurri menang 3-1 atas Bologna di Dall'Ara meski tanpa Lautaro Martinez yang absen akibat ketegangan otot fleksor paha kiri.
Artikel Tag: Inter Milan, Liga Italia, beppe marotta