Ajax Bungkam Atalanta dengan Dua Gol Telat di UECL
Ajax Bungkam Atalanta dengan Dua Gol Telat di UECL - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: Atalanta harus menelan pil pahit saat menghadapi Ajax di laga kedua fase grup Liga Konferensi UEFA 2026/27. Meski sempat menguasai jalannya pertandingan, pasukan Gian Piero Gasperini harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor akhir 2-0 di Johan Cruijff Arena, Amsterdam.
Ajax, yang juga tengah berjuang mengatasi badai cedera, tampil impresif di hadapan pendukungnya sendiri. Meski kehilangan pemain andalan seperti Daley Blind dan Steven Berghuis, skuad asuhan Maurice Steijn berhasil memaksimalkan peluang di menit-menit akhir pertandingan. Gol pertama lahir dari aksi Tolu Arokodare pada menit ke-87 setelah memanfaatkan umpan panjang dari Youri Baas dan dengan tenang mengalahkan kiper Atalanta, Marco Carnesecchi.
Tak berhenti di situ, di menit ke-93, Abdella Ouazane menggandakan keunggulan Ajax dengan gol spektakuler dari sudut sempit. Aksi solo brilian ini mengakhiri harapan Atalanta untuk membawa pulang setidaknya satu poin dari Amsterdam.
Sebelumnya, Atalanta sempat menunjukkan performa menjanjikan setelah mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun dengan kemenangan melawan Venezia dan Pafos. Namun, kekalahan tipis 3-2 dari Milan di akhir pekan lalu tampaknya masih membayangi performa mereka.
Pertandingan ini juga menjadi debut sebagai starter bagi bek muda Relja Obric yang baru saja mencicipi pertandingan seniornya. Namun, pengalaman minim pemain muda tersebut tampak ketika ia kalah duel udara dari Arokodare yang membuka jalan bagi gol pertama Ajax.
Sementara itu, Ajax sendiri juga baru saja mencicipi kemenangan besar 5-2 melawan FC Groningen, mengakhiri penantian panjang mereka untuk sebuah kemenangan. Hasil positif ini tentunya menjadi suntikan semangat bagi klub Belanda tersebut yang sebelumnya harus menyerah 2-1 dari Hajduk Split di pertandingan pembuka Liga Konferensi.
Kekalahan ini tentu menjadi evaluasi bagi Atalanta untuk memperbaiki performa dan mengatasi masalah cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci seperti Sead Kolasinac dan Giorgio Scalvini. Dengan ambisi besar di kancah Eropa, La Dea harus segera bangkit dan kembali menemukan ritme permainan terbaik mereka.