Deeney Sebut MU Bikin Jadon Sancho Kehilangan Semangat Bermain Sepak Bola
Jadon Sancho. (Foto: Jean Catuffe/Getty Images)
Berita Transfer: Mantan striker Premier League, Troy Deeney, memberikan tanggapannya terkait laporan yang menghubungkan mantan pemain sayap Manchester United, Jadon Sancho, dengan kepindahan ke klub Qatar, Al-Rayyan.
Mantan pemain internasional Inggris terseut telah dikaitkan dengan beberapa klub di Eropa dan Timur Tengah, tetapi belum ada kesepakatan yang mendekati penyelesaian. Al-Rayyan tampaknya menjadi tujuan berikutnya setelah mereka menunjukkan minat pada pemain berusia 26 tahun itu. Meskipun telah melakukan pemantauan, diskusi belum berkembang lebih jauh dari tahap itu.
Mereka tidak berencana untuk melanjutkan negosiasi, jadi Jadon Sancho harus mempertimbangkan opsi lain saat ia berupaya membangun kembali kariernya yang kehilangan momentum selama lima tahun terakhir.
Sancho bergabung dengan United dari Borussia Dortmund dengan harga £73 juta pada tahun 2021. Kedatangannya disambut dengan meriah setelah ia membuktikan dirinya sebagai salah satu talenta muda paling cemerlang di Eropa selama masa baktinya di Jerman.
Namun, ia gagal mengulangi penampilan gemilang tersebut, dan itu menjadi salah satu periode paling mengecewakan dalam kariernya. Perselisihan publik dengan manajer saat itu, Erik ten Hag, akhirnya menyebabkan Sancho dikeluarkan dari skuad tim utama.
Setelah itu, ia dipinjamkan ke Dortmund, Chelsea, dan Aston Villa, tetapi tidak ada yang berujung pada transfer permanen. Chelsea memiliki opsi untuk merekrutnya secara permanen, tetapi pada akhirnya memilih untuk tidak menyelesaikan transfer tersebut. Sancho kini menjadi pemain bebas transfer setelah kontraknya di United berakhir.
Mantan kapten Watford, Troy Deeney, percaya bahwa kegagalan Sancho di United telah meredam kecintaannya pada sepak bola.
"Saya ragu apakah Jadon bisa menerima pilihan hidupnya dalam jangka panjang," kata Deeney di talkSPORT.
"Yang saya maksud adalah, saya pikir para pemain yang bisa pensiun dengan mengetahui bahwa mereka telah memberikan segalanya, dan kemudian waktu atau cedera atau apa pun yang terjadi telah menghampiri mereka, mereka akan berpikir, 'Oke, saya bisa menerima itu karena saya telah memberikan segalanya'."
"Saya rasa ketika Anda memiliki bakat seperti yang dia miliki, memiliki langkah-langkah dan peluang yang dia dapatkan [Anda mungkin akan menyesal]."
"Saya rasa masa baktinya di Manchester United mungkin telah meredam kecintaannya pada sepak bola."
Ke mana pun Jadon Sancho akhirnya berlabuh, langkah selanjutnya bisa menjadi yang terpenting dalam kariernya saat ia berupaya menemukan kembali performa yang pernah menjadikannya salah satu bintang muda sepak bola yang paling menjanjikan.
Artikel Tag: Manchester United, Troy Deeney, Jadon Sancho, Al-Rayyan