Gattuso Tegaskan Lazio Harus Terus Meningkat Pasca Tersingkir Dari Coppa
Gennaro Gattuso
Berita Liga Italia: Pelatih Lazio, Gennaro Gattuso sangat kecewa setelah timnya tersingkir dari Coppa Italia di tangan Mantova di pertandingan debut kompetitifnya pada Minggu kemarin. Ia menegaskan bahwa timnya harus terus meningkat setelah kekalahan mengejutkan tersebut.
Lazio tampak lesu dalam melakukan serangan dan banyak membuang peluang di depan gawang, di menit ke-75 akhirnya Mantova berhasil menghukum mereka melalui gol Francesco Ruocco dan kemudian menambah keunggulan melalui gol injury time.
Gennaro Gattuso yakin bahwa satu-satunya cara bagi Lazio untuk menyelesaikan masalah yang ditunjukkan di laga Minggu kemarin terutama kecenderungan mereka kehilangan bola di area lawan memaksa mereka untuk berlari cepat untuk kembali bertahan menghalau serangan balik.
“Pertandingan ini menyakitkan bagi saya. Kami tahu harus meningkat, kami memiliki kekuatan dan kelemahan. Satu-satunya cara yang saya tahu adalah dengan tidak mencari-cari alasan dan terus berupaya memperbaiki kekuarangan kami,”ujarnya seperti dikutip Il Messaggero.
Di babak pertama, kami melakukan enam atau tujuh kali sprint sejauh 70 meter untuk mengejar lawan saat bertahan, dan saya merasa kesal. Di babak kedua, kami tidak kebobolan lewat serangan balik, namun kami justru kehilangan kendali dan diliputi rasa takut begitu menghadapi kesulitan.
Selanjutnya pelatih Biancocelesti tersebut angkat bicara mengenai posisi ideal bagi beberapa pemainnya, serta mengungkapkan apa yang ia harapkan dari para gelandang asuhannya.
“Noslin tampil lebih baik saat bermain melebar. Ia memang bisa bermain sebagai penyerang, namun saya lebih memilihnya bermain sebagai pemain sayap,”ujarnya.
“Frattesi adalah gelandang box-to-box yang kerap merangsek masuk ke kotak penalti, sama halnya dengan Dele-Bashiru. Taylor dan Rovella perlu memancing lawan untuk melakukan tekanan guna membuka ruang. Mereka sudah bermain dengan pola seperti itu selama 40 hari terakhir.
“Dia mencetak sembilan gol di bawah asuhan Baroni, sementara Noslin dan Cancellieri memiliki kualitas untuk tampil gemilang. Hari ini mereka mendapatkan beberapa peluang. Sebagai pelatih, tugas saya adalah menempatkan mereka pada posisi yang memungkinkan mereka mencetak gol.”