Hansi Flick Percaya dengan Kemampuan La Masia
Hansi Flick Percaya dengan Kemampuan La Masia
Berita Liga Champions: Sebagaimana disorot oleh SPORT, Hansi Flick menurunkan empat pemain berusia 19 tahun dalam kekalahan FC Barcelona di Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada hari Selasa.
Hal ini menegaskan kesediaan pelatih asal Jerman tersebut untuk menaruh kepercayaan kepada para lulusan La Masia saat menghadapi lawan-lawan terkuat di Eropa.
Lamine Yamal, Pau Cubarsi, Marc Bernal, dan Xavi Espart—yang semuanya lahir pada tahun 2007—tampil sejak menit awal di Parc des Princes.
Menurut laporan tersebut, tidak ada tim lain dalam pertandingan hari Selasa di babak itu yang menurunkan empat pemain dengan usia yang sama dalam susunan pemain inti mereka.
Kekalahan pertama Barcelona musim ini sekaligus mengakhiri rentetan 11 kemenangan beruntun, yang terdiri dari sembilan kemenangan di La Liga dan dua di Liga Champions.
PSG, yang merupakan juara dalam dua edisi terakhir kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut, memberikan ujian berat bagi tim asal Katalonia itu. Meski demikian, hasil pertandingan ini juga menyoroti keyakinan Flick terhadap generasi penerus Barcelona.
Menurunkan empat pemain berusia 19 tahun dalam laga tandang melawan PSG merupakan pernyataan niat yang tegas dari Hansi Flick. Alih-alih melindungi para pemain mudanya dari salah satu pertandingan tersulit dalam kalender kompetisi, pelatih Barcelona tersebut justru memberikan mereka tanggung jawab di panggung Eropa.
Yamal dan Cubarsi telah mengukuhkan posisi mereka di antara talenta-talenta muda elite dunia. Keduanya telah menjadi sosok penting bagi Barcelona maupun tim nasional Spanyol, serta masuk dalam nominasi peraih Ballon d’Or.
Perkembangan Bernal menempuh jalur yang berbeda. Gelandang ini tengah menjalani musim ketiganya bersama tim utama dan berhasil bangkit kembali setelah mengalami cedera lutut serius pada musim pertamanya di bawah asuhan Flick.
Kedatangan Rodri memang memengaruhi posisinya dalam hierarki tim, namun gelandang muda ini tetap diturunkan sebagai starter di Paris, seiring upaya Barcelona dalam mengatur beban kerja para pemain di lini tengah.
Sementara itu, Espart tengah menorehkan terobosan bersama skuad senior. Ia memanfaatkan kesempatan bermain di Liga Champions melawan PSG dengan mencetak gol pembuka bagi Barça, sekaligus berulang kali memenangi duel individu melawan Khvicha Kvaratskhelia.
Artikel Tag: Barcelona, La Masia, hansi flick