Kanal

Hurzeler Tegaskan Tak Ada Masalah dengan Pep Guardiola Usai Momen Tegang

Penulis: Fery Andriyansyah
08 Jan 2026, 19:50 WIB

Fabian Hurzeler dan Pep Guardiola. (Foto: Mike Egerton/PA Images via Getty Images)

Berita Liga Inggris: Manajer Brighton & Hove Albion, Fabian Hurzeler, menegaskan tidak ada masalah pribadi antara dirinya dan Pep Guardiola meski sempat terlihat adu argumen usai laga kontra Manchester City pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.

Gol indah Kaoru Mitoma di babak kedua memastikan The Seagulls membawa pulang satu poin dari Etihad Stadium, setelah Manchester City lebih dulu unggul lewat penalti Erling Haaland pada menit ke-41 lewat titik putih.

Menurut data Opta, Hurzeler mencatatkan rekor unik dengan menjadi manajer pertama yang tidak pernah kalah dalam empat pertemuan awalnya melawan Guardiola di level tertinggi. Pelatih berusia 32 tahun itu meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang saat menghadapi City di Premier League.

Usai peluit akhir, kamera televisi menangkap momen Fabian Hurzeler dan Pep Guardiola terlibat percakapan intens di pinggir lapangan. Keduanya tampak berbeda pendapat.

Menanggapi situasi tersebut, Hurzeler menepis anggapan adanya konflik. “Saya pikir ketika pertandingan berjalan ketat, emosi pasti muncul. Semua orang menyampaikan pendapatnya dan itulah sepak bola,” ujar Hurzeler.

Ia juga menegaskan rasa hormatnya kepada Guardiola dan seluruh staf Manchester City. “Saya punya respek yang sangat besar kepada semua orang di City dan staf mereka. Emosi adalah bagian dari sepak bola, jadi semuanya baik-baik saja,” lanjutnya.

Brighton dinilai layak mendapatkan satu poin setelah tampil solid di Etihad, meski kedua tim sama-sama memiliki peluang emas.

Meringkas jalannya pertandingan, Hurzeler menilai timnya memulai laga dengan sangat baik. “Kami memulai pertandingan dengan sangat kuat dan menciptakan tiga peluang besar. Setidaknya satu seharusnya bisa menjadi gol,” ucapnya.

Ia mengakui penalti Manchester City sedikit mengubah alur pertandingan. “Penalti itu datang tiba-tiba dan mengubah dinamika permainan,” katanya.

Menurut Hurzeler, laga berjalan naik-turun dengan peluang silih berganti. “City tampil lebih baik di awal babak kedua, lalu kami kembali ke permainan dan punya dua atau tiga peluang untuk unggul. Setelah itu City juga memiliki peluang mereka,” jelasnya.

Meski puas dengan performa tim, Hurzeler menekankan masih ada evaluasi penting. “Kami senang dengan cara bertahan dan menciptakan peluang, tapi tidak senang dengan cara kami memberikan peluang kepada lawan. Terlalu banyak kesalahan mudah dan itu harus kami perbaiki,” tutupnya.

Artikel Tag: fabian hurzeler, Pep Guardiola, brighton, Manchester City, Premier League

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru