John Herdman Dapat Apresiasi Usai Pantau Liga 2, Bikin Pemain Termotivasi
John Herdman
Berita Timnas: Gelandang Persikad Depok, Braif Fatari, menyambut positif keputusan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang mulai memantau kompetisi Liga 2 (Championship). Langkah ini dinilai membuka peluang lebih luas bagi talenta di kasta kedua untuk menembus skuad Garuda.
Terobosan yang dilakukan John Herdman dengan memantau langsung pertandingan Liga 2 mendapat respons positif dari para pemain. Salah satunya datang dari gelandang Persikad Depok, Braif Fatari, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk keadilan dalam proses seleksi pemain Timnas Indonesia.
Kehadiran Herdman di Stadion Pakansari, Bogor, saat laga Garudayaksa menghadapi Persekat pekan lalu menjadi sinyal kuat bahwa pintu tim nasional terbuka bagi semua pemain, tanpa memandang kasta kompetisi. Menurut Braif, kualitas Championship saat ini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.
“Ya, saya rasa cukup fair ya. Mungkin pelatih Timnas sekarang dia memantau Liga 2 juga, jadi saya rasa dia tahu mungkin kualitas Liga 2 juga tidak beda jauh dengan Liga 1,” ujar Braif saat ditemui di Depok.
Mantan pemain Persija Jakarta itu menilai persaingan di kasta kedua semakin kompetitif. Banyak talenta muda bermunculan dan level permainan terus meningkat. Dengan selisih kualitas yang kian menipis, ia merasa wajar jika pelatih timnas memperluas jangkauan pemantauan.
Bagi Braif, kehadiran tim pelatih timnas di tribun bukan sekadar simbolis, melainkan dorongan nyata bagi pemain untuk tampil maksimal. “Kalau di setiap tim harus maksimal biar. Mungkin tidak menutup kemungkinan kita bisa berada di high level sepak bola,” tambahnya.
Senada dengan pemainnya, pelatih Persikad Depok, Achmad Zulkifli, juga berharap ada pemain dari Championship yang berhasil menembus skuad Garuda. Ia meyakini hal tersebut akan menjadi motivasi besar bagi seluruh pemain Liga 2 untuk terus meningkatkan performa.
“Mudah-mudahan memang ada yang terpantau dan memang menjadikan Timnas kita lebih kuat lagi ke depannya,” ujar Achmad.
Langkah Herdman ini menunjukkan pendekatan inklusif dalam membangun tim nasional. Dengan memperhatikan potensi di berbagai level kompetisi, peluang munculnya pemain kejutan dari kasta kedua semakin terbuka. Jika konsistensi performa terus dijaga, bukan tidak mungkin Liga 2 akan melahirkan nama baru untuk memperkuat Timnas Indonesia di masa mendatang.
Artikel Tag: Timnas Indonesia, Championship, Liga 2, braif fatari, John Herdman