Keputusan FIFA Soal Kartu Merah Folarin Balogun Buat Thomas Tuchel Bingung
Thomas Tuchel via gettyimages
Berita Sepak Bola: Pelatih Inggris, Thomas Tuchel mengatakan ada kebingungan total mengenai proses disiplin di Piala Dunia 2026 setelah keputusan mengejutkan FIFA terkait kartu merah Folarin Balogun.
Striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, yang diusir keluar lapangan saat melawan Bosnia-Herzegovina, seharusnya membuat ia dilarang bermain pada laga babak 16 besar melawan Belgia.
Namun, FIFA memilih untuk tidak memberlakukan skorsing langsung, yang berarti pencetak gol terbanyak tim tuan rumah akan tersedia untuk bermain.
CBS News mengkonfirmasi bahwa pemulihan status Balogun terjadi setelah presiden AS, Donald Trump menelepon presiden FIFA, Gianni Infantino dan berbicara tentang penangguhan tersebut. Presiden Trump lalu berterima kasih kepada FIFA karena "membalikkan ketidakadilan besar".
Mantan presiden FIFA, Sepp Blatter, yang digantikan oleh Infantino pada tahun 2016 setelah skandal korupsi, menulis di X bahwa "sepak bola tidak boleh pernah menjadi arena permainan untuk perebutan kekuasaan politik".
Setelah Jarell Quansah diusir keluar lapangan dalam kemenangan Inggris 3-2 atas Meksiko, Thomas Tuchel ditanya apakah ia akan mengajukan petisi kepada FIFA untuk membatalkan hukuman tersebut sebelum pertandingan perempat final melawan Norwegia.
"Dari mana ini dimulai dan di mana ini berakhir sekarang?" kata Tuchel. "Bisakah kita membatalkannya atau tidak? Apa yang sedang terjadi?
"Pertanyaan yang saya ajukan adalah, di mana batasannya harus ditarik? Saya tidak punya jawaban untuk itu.
"Apakah kita mengajukan banding jika kartu kuning bukan kartu kuning? Apakah kita berpikir itu bukan kartu merah atau siapa yang berpikir demikian? Dari mana ini dimulai dan di mana ini berakhir? Itulah pertanyaan saya. Saya tidak punya jawabannya."
Artikel Tag: FIFA, Thomas Tuchel, Piala Dunia, Piala Dunia 2026, Folarin Balogun