☰
Kanal
✕

Komite Teknis Beberkan Alasan Arda Guler Tidak Dapat Kartu Merah

Penulis: Senja Hanan
20 Okt 2026, 15:57 WIB

Komite Teknis Beberkan Alasan Arda Guler Tidak Dapat Kartu Merah

Berita Liga Spanyol: Komite Teknis Wasit Spanyol (CTA) telah menjelaskan alasan mengapa mereka tidak dapat menjatuhkan sanksi disipliner terkait insiden yang melibatkan Arda Guler saat melawan Sevilla; rekaman yang tersedia tidak dapat memastikan secara tepat bagaimana gelandang Real Madrid tersebut melakukan kontak dengan Peque.

Insiden itu terjadi pada babak pertama pertandingan antara Real Madrid dan Sevilla, saat kedudukan masih imbang 0-0.

Pihak Sevilla berpendapat bahwa Guler seharusnya diganjar kartu merah karena diduga melakukan pelanggaran dengan sikut. Namun, menurut laporan MARCA, tidak adanya sudut pandang kamera yang konklusif membuat peninjauan ulang terhadap kejadian tersebut menjadi sulit dilakukan.

Komite Teknis Wasit  menyatakan bahwa rekaman yang ada tidak dapat memastikan apa yang sebenarnya terjadi.

Masalah utamanya bukanlah bahwa insiden tersebut luput dari semua kamera, melainkan karena tidak ada satu pun sudut pandang yang tersedia memberikan detail yang cukup untuk memastikan secara tepat apa yang terjadi.

Sumber di LaLiga mengungkapkan kepada MARCA bahwa terdapat 23 sudut pandang kamera yang digunakan dalam siaran pertandingan tersebut, namun hanya pengambilan gambar dengan sudut pandang paling lebar yang menangkap momen konfrontasi itu.

Sudut pandang tersebut mencakup kamera dari arah belakang, Skycam, dan kamera yang biasanya digunakan untuk meninjau keputusan offside.

Tim produksi tidak memiliki sudut pengambilan gambar yang lebih dekat yang dapat memperjelas apakah Guler memukul Peque dengan sikunya atau melakukan kontak dengan cara lain.

Menurut laporan tersebut, hal ini bukanlah kesalahan produksi karena rekaman yang relevan memang tidak ada, dan sinyal yang diterima oleh pihak produksi televisi sama dengan yang tersedia bagi tim VAR.

Informasi ini cukup krusial karena menunjukkan bahwa kontroversi tersebut tidak dapat diselesaikan dengan mencari sudut tayangan alternatif yang sebenarnya tersedia namun tidak digunakan.

Singkatnya, bukti visual yang diperlukan tidak pernah terekam dengan detail yang memadai. Sumber dari CTA menjelaskan alasan mengapa gambar yang tersedia tidak memberikan dasar untuk tindakan lebih lanjut.

Mereka menegaskan bahwa tidak semua kamera di pertandingan cocok untuk kebutuhan VAR, terutama ketika suatu insiden terjadi jauh dari bola dan di luar jangkauan pandangan langsung wasit.

“Dari sekian banyak kamera yang ada di pertandingan tersebut, tidak semuanya cocok untuk kebutuhan VAR. Insiden itu terjadi di belakang wasit, di area yang jauh dari posisi bola,” kata Komite Teknis.

“Kamera-kamera yang ada tidak menyorot ke sana; hanya kamera dengan sudut pandang sangat lebar yang mencakup area tersebut. Seperti yang bisa kita lihat, insiden itu memang tampak, tetapi tidak ada detail yang jelas.”

Sumber yang sama menegaskan bahwa rekaman gambar tersebut tidak memperjelas sifat kontak yang terjadi, ataupun memberikan bukti yang cukup untuk membenarkan intervensi setelah kejadian.

“Tidak jelas apakah dia mengenai wajah lawan menggunakan bahu, siku, atau tangannya… Hal itu tidak terlihat.”

“Dan karena tidak ada bukti, maka tidak ada tindakan yang bisa diambil. Tidak ada penalti yang diberikan di lapangan, dan VAR—tanpa bukti yang konklusif—tidak bisa berbuat apa-apa,” ungkap sumber tersebut.”

Artikel Tag: Real Madrid, Sevilla, Arda Guler

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru