Kanal

Kritik Strategi Transfer Milan, Massimo Ferrari: Beli 20, Jual 50 Itu Mitos

Penulis: Uphit Kratos
06 Jun 2026, 10:00 WIB

Massimo Ferrari

Berita Liga Italia: Kandidat CEO AC Milan, Massimo Ferrari bongkar kegagalan sistemik dalam kebijakan transfer Rossoneri, dari Pervis Estupinan hingga Santiago Gimenez.

Massimo Ferrari tidak hanya bicara soal visi ke depan. Dalam wawancara yang sama bersama La Gazzetta dello Sport, mantan anggota dewan direksi Milan di era Elliott Manajemen itu menyampaikan kritik yang sangat tajam soal filosofi transfer klub.

"Dalam urusan transfer pemain, saya mengambil inspirasi dari pengalaman saya mengelola investasi. Ide membeli seharga 20 dan menjual seharga 50 sudah terbukti secara statistik tidak realistis.” ujar Ferrari.

Ia kemudian menyebut deretan nama yang menurutnya menjadi bukti nyata kegagalan filosofi transfer di San Siro, termasuk dari Pervis Estupinan dan Christopher Nkunku.

"Apalagi karena biaya transaksi berupa komisi agen sudah sangat tidak masuk akal. Pemain sering kehilangan nilainya, dan banyak contoh di AC Milan, dari Pervis Estupinan hingga Christopher Nkunku, dari Santi Gimenez hingga Youssouf Fofana.”

“Yang lain impas seperti De Winter, Okafor, Jashari, Ricci. Capital gain yang benar-benar nyata sangat langka, seperti Tonali, Reijnders, Thiaw. Dan menjual pemain yang tampil bagus setiap tahun hanya menguras kualitas tim," tegasnya.

Soal pendekatan yang benar, Ferrari menyebut kesabaran sebagai kunci yang justru selama ini paling sering diabaikan Milan.

"Dengan target 2 hingga 3 tahun, kamu harus menunggu pemain berkembang. Lihat kasus De Ketelaere. Dan kamu harus punya tim scouting kelas satu. Banyak yang meremehkan, tapi Como adalah contoh yang sangat baik," jelasnya.

Artikel Tag: AC Milan, Massimo Ferrari

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru