Kanal

Lawan Cagliari: Kebangkitan atau Jadi Perpisahan Tragis Rafael Leao

Penulis: Uphit Kratos
21 Mei 2026, 07:25 WIB

Rafael Leao

Berita Liga Italia: Rafael Leao menuju akhir musim yang paling ganjil dalam karirnya bersama AC Milan. Laga melawan Cagliari bisa jadi panggung kebangkitan atau justru perpisahan.

Siapa yang menyangka akan sampai di titik ini? Beberapa tahun lalu, bahkan beberapa bulan lalu, Leao dianggap sebagai calon pemain terbaik dunia. Kini, senyum yang dulu jadi ciri khasnya sudah pudar.

Ia seperti sudah kehabisan bensin secara psikologis. Bukan sekadar tampil buruk, tapi benar-benar terlihat ingin pergi. Ironisnya, Milan dan Leao sama-sama menderita. Mungkin perpisahan memang jadi jalan terbaik untuk kedua pihak .

Pertanyaan besarnya sekarang, haruskah Rafael Leao jadi starter di laga pamungkas? Sejarah mencatat ia sudah membobol gawang Cagliari sebanyak 7 kali dalam 11 pertemuan. Termasuk gol kemenangan di pertemuan pertama musim ini.

Dengan kondisi fisik yang sudah 100 persen setelah bergulat dengan cedera, Leao seharusnya punya keunggulan. Ini juga jadi etalase buat Roberto Martinez. Dengan tempat di skuad Portugal untuk Piala Dunia yang belum pasti, ia butuh pembuktian.

Tapi statistik berbicara beda. Rossoneri memainkan 9 laga tanpa Leao dan hasilnya luar biasa: 7 kemenangan, 1 imbang, 1 kekalahan. Duet Christian Pulisic dan Christopher Nkunku mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Jika akhir pekan ini benar jadi penampilan terakhirnya dengan seragam merah hitam, ia akan pergi sebagai salah satu "What If" terbesar dalam sejarah klub. Di kehidupan lain, ia mungkin sudah memenangkan beberapa Scudetto.

Artikel Tag: AC Milan, Cagliari, Rafael Leao

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru