Meski Buat Jerman Tersingkir, Jonathan Tah Gak Kapok Jadi Algojo Penalti
Momen Saat Jonathan Tah Menjadi Eksekutor Tendangan Penalti Melawan Timnas Paraguay (Sumber: Martin Meissner – AP)
Berita Piala Dunia: Bek andalan Timnas Jerman, Jonathan Tah, memastikan bahwa dirinya tidak merasa trauma menjadi eksekutor penalti, meski tendangannya dari titik 12 pas pada babak adu penalti melawan Timnas Paraguay tidak membuahkan hasil yang manis.
Jonathan Tah yang menjadi penendang keenam pada babak tos-tosan itu gagal menunaikan tugasnya dengan baik, sementara penendang terakhir Timnas Paraguay, Jose Canale, berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Situasi itu membuat Paraguay berhasil menang dengan skor 3-4 pada babak adu penalti, dan membuat mereka dipastikan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
“Sejujurnya, saya merasa baik-baik saja. Saya tidak terlalu gugup, padahal sebenarnya saya mengira akan begitu, tetapi pukulan saya kurang bagus. Saya akan mencobanya lagi lain kali,” ucap Tah dalam wawancaranya dengan Sport 1.
“Saya pikir penting untuk bertanggung jawab di saat-saat sulit. Itu adalah sesuatu yang secara khusus saya putuskan untuk lakukan di turnamen ini. Saya ingin bertanggung jawab dan itulah mengapa saya melakukannya [mengambil penalti keenam] pada saat itu,” lanjutnya.
Selain Jonathan Tah, ada dua pemain Timnas Jerman lainnya yang juga gagal mengeksekusi tendangan penalti, yakni Kai Havertz sebagai penendang pertama dan Nick Woltemade sebagai penendang keempat.
Sementara itu, ini menjadi kali pertama Timnas Jerman kalah melalui babak adu penalti pada pertandingan knock out Piala Dunia.
Artikel Tag: Timnas Jerman, Timnas Paraguay, Jonathan Tah