Oliver Glasner Waspada Jelang Duel Berat Crystal Palace vs Newcastle
Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner. (Foto: Sebastian Frej/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, mengakui timnya akan kembali menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Newcastle United pada Ahad (4/1/2026) malam WIB. Pelatih asal Austria tersebut masih mengingat jelas kekalahan telak 5-0 yang diderita Palace di St James’ Park pada musim lalu.
Kedua tim sama-sama menjalani musim sebelumnya dengan catatan manis di kompetisi piala. Newcastle mengakhiri penantian panjang 70 tahun dengan menjuarai Carabao Cup, sementara Crystal Palace mencatat sejarah dengan meraih trofi mayor pertama mereka usai menaklukkan Manchester City di final Piala FA.
Namun, kiprah di kompetisi Eropa musim ini membawa tantangan tersendiri bagi kedua klub. Newcastle United dan Crystal Palace sama-sama harus berjibaku dengan jadwal padat serta masalah cedera yang memengaruhi konsistensi mereka di Premier League.
Newcastle berharap beberapa pemain belakangnya segera kembali memperkuat tim. Tino Livramento, Sven Botman, dan Kieran Trippier diperkirakan bisa tersedia dalam waktu dekat. Di sisi lain, Palace menambah kekuatan dengan merekrut Brennan Johnson dari Tottenham Hotspur melalui transfer rekor klub senilai £35 juta.
Meski begitu, Oliver Glasner bersikap realistis terhadap kondisi skuadnya jelang lawatan ke Tyneside. Ia mengungkapkan Crystal Palace masih kekurangan pemain siap tempur, terutama di tengah jadwal padat.
“Saat ini kami memiliki 14 pemain lapangan dari skuad utama yang tersedia, ditambah para pemain muda,” ujar Glasner jelang laga. “Bagi saya, penting untuk menemukan momen yang tepat memberi mereka menit bermain. Untuk pemain muda, jika mereka masuk lalu membuat kesalahan dan kami kalah, tekanannya sangat besar. Jadi kami harus sangat berhati-hati dan memilih momen yang tepat,” lanjutnya.
Situasi bisa semakin rumit jika beberapa pemain absen. “Tentu saja, jika Will Hughes tidak tersedia, kami hanya punya 13 pemain. Tiga hari setelah laga Newcastle, kami harus bermain melawan Aston Villa di kandang,” kata Oliver Glasner.
Ia menilai lawan yang dihadapi Crystal Palace dalam dua laga beruntun tersebut sama-sama berada dalam performa impresif. “Kedua tim sedang dalam laju yang sangat bagus, meski Villa kalah di Emirates,” ujarnya.
Glasner juga memberikan pujian khusus kepada Newcastle United asuhan Eddie Howe, terutama kekuatan mereka saat bermain di kandang. “Saya menonton Newcastle saat melawan Burnley. Mereka tim dengan intensitas tinggi, terutama di kandang,” katanya.
“Kecepatan ada di semua lini. Lini tengah mereka sangat kuat dan dominan. Kami akan memberikan yang terbaik untuk tampil lebih baik dari musim lalu, karena tahun lalu kami pulang dengan kekalahan 5-0,” tegasnya.
Masalah cedera juga masih membayangi Palace. Glasner mengindikasikan Eddie Nketiah kemungkinan besar tidak tersedia untuk pertandingan ini. “Sepertinya Eddie Nketiah juga tidak bisa bermain. Tampaknya tidak ada pemain yang kembali untuk laga ini,” pungkasnya.
Artikel Tag: Oliver Glasner, Crystal Palace, Newcastle United, Premier League