Oliver Glasner Yakin Skuad Forest Tak Alami Krisis Kepercayaan Diri
Oliver Glasner tegaskan Nottingham Forest berada di jalur yang benar dan tidak krisis kepercayaan diri meski telan tiga kekalahan beruntun. (Foto: Mike Egerton/PA Images via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Manajer Nottingham Forest, Oliver Glasner, meyakini bahwa timnya tidak menderita krisis kepercayaan diri di depan gawang lawan kendati baru saja menelan tiga kekalahan beruntun di ajang Premier League. Forest terperosok ke zona degradasi usai menyerah 0-1 dari juara bertahan Premier League, Arsenal, di City Ground pada Ahad (18/10/2026).
Nottingham Forest sejatinya tampil cukup baik dan berpeluang mengamankan poin atas Arsenal sebelum sepakan terdefleksi Noni Madueke pada menit ke-80 memupuskan harapan mereka. Kekalahan ini kian memperpanjang rekor buruk Glasner yang belum pernah menyaksikan timnya mencetak gol di laga kandang Premier League musim ini.
Kendati demikian, Oliver Glasner secara tegas menolak anggapan bahwa barisan penyerangnya kehilangan ketajaman dan kepercayaan diri. Berdasarkan keterangannya seusai pertandingan, mantan juru taktik Crystal Palace tersebut menegaskan bahwa timnya hanya membutuhkan ketenangan serta konsistensi untuk membalikkan situasi sulit ini.
"Saya tidak berpikir demikian. Ketika Anda melihat gol mereka, itu terdefleksi, jika tidak bola langsung menuju ke sarung tangan Matz Sels. Anda memiliki periode dalam sepak bola di mana Anda merasa segalanya berjalan melawan Anda dan kemudian ada periode di mana berbagai hal berpihak pada Anda. Sekarang ini tentang bagaimana kami menghadapi situasi ini dan bereaksi sebagai sebuah tim," kata Glasner.
"Ini seperti pasar saham—masa lalu tidak pernah memberi tahu Anda apa yang terjadi di masa depan. Terkadang ini membutuhkan waktu. Kami bermain lebih baik saat ini tetapi kami juga menyadari betapa kompetitifnya Premier League karena setiap kesalahan membuat Anda dihukum. Hari ini saya senang dengan tim ini," ujar Glasner menambahkan.
Kekalahan tipis dari Arsenal menjadi momen pahit beruntun bagi Nottingham Forest yang pada pekan sebelumnya juga harus meratapi kegagalan mengonversi serangkaian peluang emas saat takluk 1-3 di markas Crystal Palace. Dalam wawancaranya bersama BBC, Glasner mengaku merasakan situasi deja vu, namun tetap mengapresiasi tinggi etos kerja keras yang ditunjukkan anak asuhnya.
"Sangat sulit untuk diterima, sedikit deja vu. Banyak hal di sini yang membuat kami merasa hasilnya tidak adil, tetapi itulah yang bertahan dan ini nol poin di kandang. Performa yang sangat bagus melawan sang juara bertahan. Kami memberikan banyak masalah, tidak memberi mereka banyak hal, dan pada akhirnya kami meraih nol poin. Hari ini terasa berat," kata Glasner.
Oliver Glasner juga menyoroti pentingnya efektivitas mengeksekusi peluang, terutama saat menghadapi tim-tim papan atas. Ia berkomitmen untuk memanfaatkan evaluasi dari delapan eksekusi tendangan sudut serta peluang di pengujung laga guna membenahi efektivitas serangan Nottingham Forest pada pertandingan selanjutnya.
"Penghargaan besar bagi para pemain, mereka berpegang pada rencana dan kemudian kami memiliki momen-momen kami. Jika Anda ingin menang melawan sang juara bertahan, Anda harus mengambil momen-momen ini dan inilah yang harus kami kerjakan—mengambil momen-momen tersebut. Delapan tendangan sudut tetapi kami tidak memanfaatkan satu pun, dan inilah yang harus kami pelajari dan tingkatkan," tutur Glasner mengakhiri keterangannya.
Artikel Tag: Arsenal, Premier League, Nottingham Forest, Oliver Glasner