Kanal

Serie A Dinilai Lebih Ketat Ketimbang EPL untuk Aturan Sponsor Judi

Penulis: Uphit Kratos
20 Sep 2026, 20:20 WIB

Serie A

Berita Liga Italia: Larangan total sponsor judi di Serie A justru berjalan lebih ketat ketimbang aturan serupa yang baru diterapkan Premier League, namun celah hukum masih ada.

Jangkauan internasional yang dimiliki klub Italia menjadi hal yang justru sedang dicari klub-klub Inggris usai kehilangan sponsor lama mereka. Premier League baru menerapkan larangan sponsor judi di bagian depan jersey musim ini.

Namun aturan sponsor tersebut dinilai jauh lebih longgar dibanding dengan peraturan yang baru diterapkan di Italia. Perusahaan judi masih boleh muncul di lengan baju, jersey latihan, hingga papan iklan stadion.

Meski begitu, sejumlah klub Inggris justru memulai musim tanpa sponsor pengganti sama sekali, tampil dengan jersey kosong atau sponsor sementara. Industri yang menggantikan uang judi, seperti keuangan dan pariwisata, membayar lebih sedikit.

Larangan Serie A jauh lebih total, mencakup lengan baju, papan iklan, hingga branding stadion selain bagian depan jersey. Meski begitu, Inter sendirian masih meraup sekitar 30 Juta Euro per tahun dari perusahaan judi.

Italia tidak sekadar menemukan celah hukum, melainkan membangun struktur berupa merek media dan konten sungguhan yang dimiliki serta didanai perusahaan judi, dan pengaturan itu bertahan bertahun-tahun di tengah pengawasan ketat.

Liga Primer Inggris yang masih mencari pengganti sponsor judi bisa jadi menemukan jawabannya bukan pada industri yang sama sekali berbeda, melainkan versi yang lebih cerdik dari industri yang baru saja mereka singkirkan.

Artikel Tag: AS Roma, Inter Milan, Serie A, AC Milan

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru