Kanal

Bursa Transfer Januari AC Milan, Era Gerry Cardinale Tidak Konsisten

Penulis: Uphit Kratos
18 Mei 2026, 03:00 WIB

Gerry Cardinale

Berita Liga Italia: La Gazzetta dello Sport mencatat pola belanja AC Milan yang tidak konsisten di era Gerry Cardinale. Investasi besar di musim panas, menurun di bulan Januari.

Salah satu karakteristik era Gerry Cardinale di AC Milan adalah ketidakseimbangan antara bursa transfer. La Gazzetta dello Sport mencatat bahwa sang pemilik cenderung berinvestasi besar di musim panas dan sangat sedikit di musim dingin.

Pengecualian terjadi pada Januari 2025. Di jendela itu, Rossoneri datangkan Santiago Gimenez dari Feyenoord dengan nilai hampir 30 juta Euro, ditambah Warren Bondo dari Monza, serta pemain pinjaman Kyle Walker, Joao Felix, dan Riccardo Sottil.

Di jendela musim dingin terakhir, Niclas Füllkrug menjadi rekrutan utama. Sementara pada musim dingin 2022-23, hanya kiper Devis Vasquez yang didatangkan.

Pada 2023-24, hanya Filippo Terracciano yang bergabung plus kembalinya Matteo Gabbia dari masa pinjaman. Pola ini menciptakan ketidakseimbangan.

Skuad yang dibangun di musim panas seringkali kekurangan kedalaman saat memasuki paruh kedua musim. Ketika cedera dan kelelahan mulai menyerang, tidak ada cukup amunisi segar yang tersedia.

Dari musim panas 2024, Youssouf Fofana dan Strahinja Pavlovic dianggap sebagai pembelian terbaik yang masih bertahan dan memberikan kontribusi nyata bagi tim. Keduanya adalah contoh langka dari investasi yang berhasil di era Cardinale.

Namun menariknya, kedua pemain tersebut justru masuk dalam daftar pemain yang akan dijual di bursa transfer musim panas nanti demi mendapatkan tambahan dana demi membiayai aktivitas transfer tim.

Artikel Tag: AC Milan, Liga Italia, Gerry Cardinale

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru