Canelo Alvarez Berpeluang Hadapi Janibek Alimkhanuly Jika Kalahkan Mbilli
Janibek Alimkhanuly dan Canelo Alvarez
Berita Tinju - Saul Canelo Alvarez memiliki peluang untuk kembali menjadi juara dunia tak terbantahkan jika mampu mengalahkan Christian Mbilli pada 31 Oktober mendatang. Kemenangan tersebut dapat membuka jalan bagi petinju Meksiko itu untuk menjalani pertarungan unifikasi berikutnya.
Canelo terakhir kali bertanding saat menghadapi Terence Crawford pada September 2025. Dalam duel tersebut, Canelo kehilangan status juara dunia tak terbantahkan kelas menengah super setelah Crawford menang melalui keputusan angka mutlak.
Crawford kemudian memutuskan pensiun pada Desember tahun yang sama. Keputusan tersebut membuat sabuk WBC yang sebelumnya berstatus interim dipegang Mbilli berubah menjadi gelar dunia penuh setelah petinju Kanada itu bermain imbang melawan Lester Martinez.
Kini Canelo mendapat kesempatan merebut kembali sabuk WBC tersebut. Namun, pertarungan melawan Mbilli diperkirakan tidak mudah karena sang juara memiliki usia lebih muda dan aktivitas bertanding yang lebih tinggi.
Jika Canelo Alvarez berhasil menang, pilihan paling menarik berikutnya adalah pertarungan unifikasi melawan pemegang sabuk WBO. Hamzah Sheeraz menjadi salah satu kandidat utama karena saat ini memegang gelar tersebut.
Namun, Sheeraz lebih dulu harus mempertahankan sabuknya menghadapi mantan juara dunia kelas menengah, Janibek Alimkhanuly. Pertarungan tersebut dapat mengubah rencana Canelo karena pemenangnya berpotensi menjadi lawan berikutnya untuk sang bintang Meksiko.
Alimkhanuly sendiri sudah menunjukkan ketertarikannya menghadapi Canelo. Melalui media sosial, petinju asal Kazakhstan itu menyatakan ambisinya untuk mengalahkan Sheeraz sebelum kemudian menantang Canelo dalam duel unifikasi.
"Canelo, bersiaplah! Insyaallah saya akan mengalahkan Sheeraz dan kemudian kita menyatukan gelar," tulis Alimkhanuly.
Jika rencana tersebut terwujud, duel Canelo melawan Alimkhanuly akan mempertemukan dua petinju dengan pengalaman besar di kelas menengah. Alimkhanuly sebelumnya pernah menjadi juara dunia WBO dan IBF kelas menengah sebelum naik ke kelas menengah super.
Meski demikian, Alimkhanuly juga membawa persoalan yang dapat memengaruhi kariernya. Ia belum bertanding sejak April 2025 setelah mengalahkan Anauel Ngamissengue melalui technical knockout pada ronde kelima.
Petinju berusia 33 tahun itu juga sempat tersandung masalah doping setelah dinyatakan positif menggunakan meldonium pada Desember. Kasus tersebut membuatnya mendapat sorotan sekaligus memunculkan kritik terhadap peluangnya kembali mengejar gelar dunia.
Karena itu, langkah pertama Janibek Alimkhanuly adalah mengalahkan Sheeraz. Sementara bagi Canelo Alvarez, seluruh rencana unifikasi tersebut baru dapat dibicarakan lebih jauh jika ia mampu melewati ujian Mbilli pada Oktober.
Artikel Tag: WBO, WBC, saul canelo alvarez, Canelo Álvarez, kelas menengah, Kelas Menengah Super, Unifikasi, Janibek Alimkhanuly, Christian Mbilli, Hamzah Sheeraz