Kanal

CEO Juventus Damien Comolli Bingung dengan Wasit di Laga Kontra Galatasaray

Penulis: Rei Darius
27 Feb 2026, 19:36 WIB

CEO Juventus Damien Comolli (Image: Juventus)

Berita Liga Champions: CEO Juventus, Damien Comolli, mengutarakan kebingungannya dengan kepemimpinan wasit Joao Pinheiro di pertandingan melawan Galatasaray setelah kontroversi tercipta karena kartu merah Lloyd Kelly.

I Bianconeri menjamu Galatasaray di Allianz Stadium, Turin pada Kamis (26/2) dini hari WIB dengan dihadapkan tugas berat karena telah kalah 2-5 dari leg pertama playoff 16 besar Liga Champions. Namun, gol penalti Manuel Locatelli di menit ke-37 telah membawakan angin segar.

Juventus kehilangan Lloyd Kelly di menit ke-48, namun justru mampu mencetak dua gol lagi dan menyamakan agregat menjadi 5-5 melalui Federico Gatti (70') dan Weston McKennie (82').

Sayangnya, tim asuhan Luciano Spalletti sudah terlalu kelelahan dengan 10 pemain di babak kedua hingga kebobolan oleh Victor Osimhen dan Baris Yilmaz. Mereka pun tersingkir karena kalah 5-7 secara agregat.

Bianconeri kembali merasa dicurangi karena kartu merah Kelly, serupa dengan yang menimpa Pierre Kalulu di laga kontra Inter Milan pada beberapa waktu lalu.

Dalam duel tersebut, CEO Damien Comolli melakukan protes keras kepada wasit Federico La Penna hingga dihukum oleh FIGC.

Namun, dia mencoba menahan diri kepada wasit Joao Pinheiro kali ini agar tidak dihukum dengan cara yang sama oleh UEFA.

Meski begitu, pria asal Prancis itu tetap mengutarakan kekecewaannya dan mengaku bingung dengan kapabilitas wasit Pinheiro yang baru memimpin 10 laga di Liga Champions dalam kariernya.

"Saya akan berusaha untuk tidak diskors oleh UEFA, karena saya pernah diskors oleh FIGC setelah apa yang terjadi pada Inter, yang saya yakin semua orang sudah melihatnya," kata Comolli, seperti dilaporkan Calcio e Finanza.

"Kemarin ada lagi keputusan wasit yang sangat mengecewakan. Saya tidak mengerti bagaimana mereka mengirim wasit yang baru memimpin 10 pertandingan Liga Champions dalam kariernya ke pertandingan seperti ini, mengingat apa yang dipertaruhkan," tambahnya.

"Kartu merah yang sangat mengecewakan lainnya yang sebenarnya bukan kartu merah, dan akhirnya kami tersingkir dari Liga Champions. Pertandingan ini pasti akan menyakitkan selama bertahun-tahun."

Artikel Tag: Juventus, Galatasaray, Damien Comolli

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru