Dari Ricciardo hingga Perez, Siapa Rekan Setim Terkuat Max Verstappen?
Max Verstappen dan Daniel Ricciardo
Berita F1: Masuknya Isack Hadjar sebagai rekan setim Max Verstappen menandai era baru bagi Red Bull Racing. Keputusan ini diambil setelah Yuki Tsunoda dicoret dari kursi utama, sekaligus membuka kembali diskusi mengenai siapa pebalap yang paling mampu menyamai level Verstappen sejak bergabung dengan tim asal Milton Keynes pada 2016.
Sejak debutnya bersama Red Bull, Verstappen telah bekerja sama dengan enam pebalap berbeda. Namun, hanya sedikit yang benar benar mampu memberikan perlawanan kompetitif secara konsisten. Nama Daniel Ricciardo masih dianggap sebagai tolok ukur utama hingga saat ini.
Ricciardo dan Verstappen berbagi garasi dalam 58 balapan antara 2016 hingga 2018. Dalam periode tersebut, Ricciardo meraih empat kemenangan, sementara Verstappen mengoleksi lima. Duel kualifikasi mereka pun relatif seimbang, dengan Verstappen unggul 34 berbanding 24. Kombinasi keduanya membawa Red Bull finis kedua di klasemen konstruktor 2016 serta peringkat ketiga pada 2017 dan 2018, di tengah performa mobil yang belum stabil.
Sergio Perez hadir sebagai figur berbeda. Secara statistik, pebalap asal Meksiko itu menjadi partner Max Verstappen dengan kontribusi gelar paling nyata. Selama empat musim, Perez membantu Red Bull mengamankan gelar konstruktor 2022 dan 2023. Ia juga mencatat lima kemenangan balapan, termasuk di Monako dan Azerbaijan, menjadikannya pebalap dengan kemenangan terbanyak di sirkuit jalan raya Baku.
Kontribusi terbesar Perez tercatat pada Grand Prix Abu Dhabi 2021. Aksi bertahannya saat menghadang Lewis Hamilton menjadi faktor kunci yang membuka jalan bagi Verstappen meraih gelar juara dunia pertamanya. Perez pernah menyebut momen itu sebagai “balapan paling menentukan dalam karier saya”, sebuah pernyataan yang menegaskan perannya di balik kesuksesan Red Bull.
Sementara itu, Pierre Gasly dan Alex Albon mengalami masa sulit. Gasly hanya diberi 12 balapan, terlalu singkat untuk berkembang. Albon bertahan lebih lama dengan 26 balapan, sempat naik podium dua kali pada 2020, tetapi tetap kesulitan menjaga konsistensi dibanding Verstappen.
Kisah serupa terjadi pada Yuki Tsunoda dan Liam Lawson. Lawson hanya tampil dua kali bersama Verstappen, sedangkan Tsunoda mengakhiri musim terakhir di posisi ke 17 klasemen pebalap dan kini berstatus sebagai pebalap cadangan.
Melihat keseluruhan perjalanan tersebut, Daniel Ricciardo masih dianggap sebagai rekan setim yang paling mendekati level Max Verstappen secara murni. Hadirnya Isack Hadjar membawa harapan baru, namun sejarah menunjukkan bahwa menyamai Verstappen di Red Bull adalah tantangan yang sangat berat.
v
Artikel Tag: Max Verstappen, Daniel Ricciardo, F1 2026, Red Bull, Isack Hadjar, Sergio Perez