Kanal

David Benavidez Dapat Tantangan Jai Opetaia Usai Duel Lawan Mikaelian

Penulis: Abdi Ardiansyah
11 Sep 2026, 21:06 WIB

David Benavidez dan Jai Opetaia

Berita Tinju - David Benavidez semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu petinju terbaik dunia setelah tampil luar biasa dalam pertarungan terakhirnya. Setelah menjadi juara dunia di kelas berat ringan, Benavidez naik ke kelas penjelajah dan langsung menghadapi tantangan besar.

Benavidez menghadapi juara WBA dan WBO, Gilberto Ramirez, dalam debutnya di kelas penjelajah. Meski harus naik sekitar 25 pound, petinju berjuluk “The Mexican Monster” tersebut justru tampil dominan sejak ronde pertama.

Benavidez akhirnya mengalahkan Ramirez melalui keputusan mutlak dan merebut gelar dunia di kelas penjelajah. Kemenangan tersebut membuatnya menjadi juara dunia di tiga kelas berbeda sekaligus semakin memperkuat posisinya dalam peringkat pound for pound.

Namun, perjalanan Benavidez di kelas penjelajah berpotensi menghadirkan tantangan baru. Jai Opetaia kini mengincar petinju Amerika Serikat tersebut setelah menjalani pertarungan melawan Noel Mikaelian.

Opetaia yang merupakan juara dunia kelas penjelajah Zuffa Boxing menegaskan bahwa target utamanya bukan sekadar nama besar. Ia ingin mengumpulkan seluruh gelar dunia di kelas penjelajah, termasuk sabuk yang kini berada di tangan Benavidez.

“Saya tidak mengejar nama. Saya selalu mengatakan bahwa saya ingin menjadi juara tak terbantahkan, apakah saya menghadapi Benavidez atau tidak. Kalau dia memilih tidak bertarung dan melepas sabuknya, saya tidak peduli. Berikan sabuknya kepada saya. Saya ingin bertarung untuk gelar,” ujar Opetaia kepada Boxing King Media.

Meski begitu, Jai Opetaia mengakui dirinya tetap ingin menghadapi Benavidez. Ia bahkan menyimpan rasa hormat terhadap petinju asal Amerika Serikat tersebut.

“Tentu saja saya ingin melawannya. Dia petarung hebat dan saya menghormatinya. Saya juga menyukai Benavidez sebagai pribadi,” kata Opetaia.

Opetaia juga mengapresiasi perjalanan Benavidez bersama ayahnya yang membangun karier dari kondisi sulit. Menurutnya, perjalanan kedua petinju memiliki sejumlah kesamaan karena mereka sama sama bekerja keras untuk mencapai posisi sebagai juara dunia.

Tidak ada permusuhan di antara keduanya. Opetaia justru melihat potensi duel tersebut sebagai pertarungan antara dua petinju terbaik yang seharusnya saling berhadapan.

“Tidak ada rasa tidak hormat. Namun, petarung terbaik harus menghadapi petarung terbaik. Dia tahu itu dan saya juga tahu,” tegas Opetaia.

Pertarungan Opetaia melawan Mikaelian menjadi partai pendamping utama dalam kartu Ryan Garcia melawan Conor Benn di T Mobile Arena, Las Vegas.

Jika berhasil melewati Mikaelian, Jai Opetaia akan semakin dekat dengan ambisinya menjadi juara dunia tak terbantahkan. David Benavidez pun berpotensi menjadi salah satu rintangan terbesar dalam perjalanan tersebut.

Artikel Tag: David Benavidez, kelas penjelajah, Jai Opetaia

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru