Kanal

Jai Opetaia Tak Gentar Hadapi Latihan Berat demi Gelar Dunia

Penulis: Abdi Ardiansyah
11 Sep 2026, 21:25 WIB

Jai Opetaia

Berita Tinju - Jai Opetaia dan timnya memilih Phuket, Thailand, sebagai lokasi persiapan menghadapi Noel Mikaelian. Di Donegal Den, gym milik pelatih asal Irlandia John Hutchinson, Opetaia menjalani program latihan yang dirancang untuk menguji kemampuan fisik sekaligus mentalnya.

Latihan bahkan dilakukan pada tengah hari ketika suhu Phuket terasa sangat panas. Namun, kondisi tersebut memang menjadi bagian dari persiapan Opetaia.

Pelatih kekuatan dan kondisi fisik, Mark Mathie, menilai aspek mental memiliki peran besar dalam perkembangan seorang petinju.

“Bagi Jai, semuanya adalah soal mental. Pada level tertentu dalam tinju, semuanya kembali kepada mental. Tujuan kami adalah terus mendorongnya,” ujar Mathie.

Ayah sekaligus pelatih Opetaia, Tapu “Tap” Opetaia, bahkan menyebut mental sebagai bagian terbesar dari kesiapan seorang petarung.

“Pola pikir menyumbang 95 persen. Kamu bisa memiliki semua bakat di dunia dan hebat dalam segala hal, tetapi kalau pola pikirmu tidak mengikuti kemampuan tubuh, semuanya akan runtuh,” kata Tap.

Program latihan Opetaia dibuat dengan berbagai variasi. Dalam salah satu sesi, ia menjalani 12 ronde latihan pad bersama tiga pemegang pad berbeda. Masing masing memiliki tugas khusus, mulai dari melatih kekuatan pukulan, kondisi fisik, hingga memperbaiki aspek teknis.

Latihan keras tersebut juga bertujuan membuat Jai Opetaia terbiasa menghadapi situasi sulit. Saat mulai kelelahan, ia bahkan kerap berbicara kepada dirinya sendiri untuk mempertahankan fokus.

“Dia sangat kuat secara mental. Dia berbicara kepada dirinya sendiri. Setiap kali merasa tidak nyaman, dia akan marah dan mulai memacu dirinya sendiri,” ujar Tap.

Persiapan itu menjadi semakin penting karena perjalanan Opetaia menuju status juara tak terbantahkan kelas penjelajah semakin rumit. Pada Maret, IBF mencabut pengakuan atas pertarungan Opetaia melawan Brandon Glanton setelah gelar kelas penjelajah Zuffa Boxing juga dipertaruhkan. Opetaia tetap bertanding dan menang angka atas Glanton, tetapi kemudian kehilangan sabuk IBF.

Kini, Opetaia harus menghadapi Mikaelian sebelum memikirkan target berikutnya. David Benavidez juga mulai masuk dalam radar timnya setelah mantan juara kelas berat ringan itu naik ke kelas penjelajah.

Tap menyebut duel melawan Benavidez berpotensi menjadi langkah besar berikutnya, tetapi menegaskan bahwa putranya tidak boleh mengabaikan Mikaelian.

“Siapa pun yang kami hadapi berbahaya. Kami tidak pernah meremehkan lawan,” tegas Tap.

Bagi Opetaia, ambisi menjadi juara tak terbantahkan masih menjadi prioritas. Setelah itu, ia dan timnya memiliki rencana untuk naik ke kelas berat.

“Jai mengatakan kepada saya, kami tidak akan meninggalkan ini hanya karena masalah politik. Mari selesaikan apa yang sudah kami mulai,” tutur Tap.

Untuk saat ini, semua rencana tersebut harus menunggu. Fokus Jai Opetaia hanya satu, mengalahkan Mikaelian pada 12 September dan menjaga peluangnya menyelesaikan ambisi di kelas penjelajah.

Artikel Tag: kelas penjelajah, Ryan Garcia, conor benn, Jai Opetaia

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru