Kanal

David Dein Ungkap Pemecatan Cepat dari Arsenal Karena Iri

Penulis: Yuliana Farida
11 Mar 2026, 11:15 WIB

David Dein Ungkap Pemecatan Cepat dari Arsenal Karena Iri - sumber: (footballlondon)

Berita Arsenal: David Dein Ungkap Cara Brutal Klub Memutus Hubungan

David Dein, mantan co-owner dan wakil ketua Arsenal, baru-baru ini membongkar kisah pahit di balik pemecatannya dari klub yang dicintainya. Dein, yang berperan penting dalam pembentukan Liga Premier Inggris pada tahun 1992 dan menjadi bagian dari kampanye Invincible The Gunners pada musim 2003/04, merasa "cemburu dan ketakutan" menjadi faktor pendorong kepergiannya yang mendadak pada tahun 2007.

Meski telah berkontribusi untuk klub sejak 1983, masa jabatan Dein di London Utara harus berakhir hanya dalam pertemuan singkat selama tiga menit. Dalam podcast High Performance, pria berusia 82 tahun itu mengungkapkan bagaimana ia diberitahu untuk meninggalkan klub hanya dengan beberapa orang yang hadir. Dein mengatakan, "Saya tidak tahu apa-apa tentang pertemuan itu. Pada 18 April 2007, saya diberitahu untuk meninggalkan klub. Tidak ada pertemuan dengan dewan, sama sekali tidak."

Dein merasa bahwa posisinya sebagai wajah klub dan idenya untuk membawa investasi dari luar mungkin tidak disukai oleh anggota dewan lainnya. "Mereka ingin menjaga sedikit kartel di antara mereka sendiri, sementara saya merasa permainan ini bergerak begitu cepat dengan adanya Man City dan Chelsea. Kami harus bersaing dan kami tidak bisa," tambahnya.

Proses pemecatannya yang mendadak membuat Dein terkejut. "Tidak ada perdebatan berarti tentang kepergian saya. Itu adalah kejutan total. Saya pikir karena saya mungkin berprofil tinggi dan mungkin menuju arah lain yang mereka khawatirkan, tetapi saya merasa itu adalah hal yang benar untuk dilakukan."

Ketika Dein diberhentikan, pemilik sahamnya diambil alih oleh Red and White Securities, sementara Stan Kroenke menjadi pemegang saham terbesar pada 2011. Kroenke kemudian menguasai lebih dari 90 persen saham setelah membeli saham Alisher Usmanov pada 2018. Kejadian ini menjadi bagian penting dalam sejarah Arsenal dan memperlihatkan dinamika internal yang bisa terjadi di balik kesuksesan sebuah klub besar.

Artikel Tag: Arsenal, david dein

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru