De Zerbi Tolak Bicara Dengan Pemain Tottenham Usai kalah vs Villa
Roberto de Zerbi
Berita Liga Inggris: Manajer Tottenham, Roberto De Zerbi meminta para pemimpin dalam skuad untuk memimpin tim dengan melayangkan kritik pada cara mereka kebobolan dua gol pertama Aston Villa saat dikalahkan tim tamu dengan skor 3-2 di pertandingan Premier League Sabtu malam WIB.
Tiga gol dari Johan Manzambi, Nicolas Jackson dan Emi Buendia terbukti membuat Tottenham kesulitan untuk bisa bangkit di babak kedua, meski akhirnya mereka mengakhiri paceklik gol dengan menyarangkan dua gol melalui Conor Gallagher dan Jan Paul van Hecke.
Ini merupakan start terburuk Spurs di Premier League setelah lima pertandingan, dengan dua poin dan selisih gol minus -6, yang melampau rekor buruk di awal musim 2008/09 dengan dua poin minus-3 selisih gol.
Spurs tampil lebih dominan di awal pertandingan namun menyia-nyiakan beberapa peluang emas untuk mencetak gol pembuka; mereka akhirnya harus menanggung akibat dari ketidakmampuan memanfaatkan peluang tersebut ketika Manzambi memecah kebuntuan tepat sebelum turun minum untuk Aston Villa.
Gol itu tercipta hanya beberapa detik setelah pertandingan dilanjutkan kembali menyusul cedera wajah yang dialami Micky van de Ven, yang mengharuskannya meninggalkan lapangan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Saat sang kapten sedang berada di luar lapangan, Spurs yang hanya bermain dengan 10 orang justru kebobolan akibat kelalaian dalam bertahan.
Situasi kian memburuk bagi Spurs di babak kedua—setelah gol penyeimbang Mohammed Kudus dianulir karena offside dalam proses terjadinya gol—ketika Jackson menggandakan keunggulan Villa akibat buruknya lini pertahanan Spurs.
De Zerbi tampak frustrasi di pinggir lapangan sepanjang sebagian besar jalannya pertandingan; ia sempat menarik kausnya hingga menutupi wajah saat para pemainnya gagal mencetak gol di babak pertama, serta duduk sambil memegangi kepalanya di bangku cadangan ketika Villa menguasai permainan di babak kedua.
De Zerbi kemudian menambahkan bahwa ia memilih untuk tidak berbicara dengan para pemainnya setelah kekalahan pada hari Sabtu tersebut.
Dalam satu tahun terakhir, Aston Villa telah memenangkan jumlah pertandingan domestik yang sama banyaknya dengan Tottenham di Stadion Tottenham Hotspur (tiga kemenangan).
"Hari ini saya sangat kecewa, sangat sedih, dan sangat frustrasi dengan performa tim karena kita sama sekali tidak boleh kalah dalam pertandingan ini dengan cara seperti itu," ujar De Zerbi seperti dikutip ESPN.
“Kami seharusnya tidak boleh kebobolan gol kedua, kami tidak bisa kehilangan keseimbangakn karena di babak pertama kami kalah. Di awal babak kedua saya berbicara dengan empat penyerang untuk menggunakan akal mereka, tetap tenang. Itu terjadi di menit 50,51, sepanjang babak kedua, tenang, bermain, nikmati, dan jangan mengambil resiko. Kami memanfaatkan ruang atau saat kami menyerang dengan lebih hati-hati. Tapi gol kedua kami anggap luar biasa.”
Spurs harus menunggu selama tiga minggu untuk mendapatkan kesempatan berikutnya memenangkan pertandingan pertama mereka musim ini di Liga Premier, yakni saat menghadapi Manchester United di Old Trafford pada 10 Oktober setelah jeda internasional yang diperpanjang.
Artikel Tag: Aston Villa, Tottenham, De Zerbi