Kanal

Denzel Bentley Bidik Debut Pertahanan Gelar WBO Pada November Mendatang

Penulis: Hanif Rusli
17 Sep 2026, 06:21 WIB

Denzel Bentley diangkat menjadi juara dunia penuh setelah WBO mencabut status Janibek Alimkhanuly sebagai pemegang gelar. (Foto: Fight TV)

Denzel Bentley menargetkan kembali naik ring pada November setelah mengakui awal periodenya sebagai juara dunia kelas menengah WBO terasa “kurang memuaskan”.

Petinju Inggris berusia 31 tahun itu merebut gelar interim WBO setelah mengalahkan Endry Saavedra pada April.

Tiga bulan kemudian, Bentley diangkat menjadi juara dunia penuh setelah WBO mencabut status Janibek Alimkhanuly sebagai pemegang gelar.

Namun, Denzel Bentley mengaku pencapaian tersebut tidak memberikan kepuasan seperti yang selama ini ia bayangkan.

Ia bahkan baru mengetahui dirinya resmi menjadi juara dunia setelah menerima pemberitahuan melalui email.

“Saya sedang dalam perjalanan pulang dari pertemuan dengan Frank Warren ketika manajer saya menelepon dan bertanya apakah saya sudah memeriksa email,” kata Bentley kepada The Ring.

“Saya belum memeriksanya, jadi dia meminta saya menepi dan melihatnya. Saya segera memarkir mobil, membuka email, dan begitu saja saya menjadi juara dunia.”

Bentley (22-3-1, 18 KO) mengatakan menjadi juara dunia tetap merupakan pencapaian luar biasa setelah bertahun-tahun mengejar impian tersebut sejak mulai berlatih tinju saat remaja.

Namun, prosesnya terasa berbeda karena ia tidak merebut sabuk juara penuh secara langsung di dalam ring.

“Tentu saja itu pencapaian hebat dan puncak olahraga ini. Tetapi ketika sampai di tahap itu, rasanya kurang memuaskan. Saya berpikir, ‘Hanya begitu?’” ujarnya.

Bentley awalnya hanya mendapatkan gelar interim karena WBO mempertahankan Alimkhanuly sebagai juara meski petinju Kazakhstan itu menjalani skorsing satu tahun setelah positif menggunakan meldonium.

Alimkhanuly sebelumnya telah kehilangan gelar IBF, tetapi WBO tetap mempertahankan statusnya.

Pada Juli, Alimkhanuly akhirnya melepaskan gelar WBO sehingga Bentley diangkat menjadi juara penuh.

Bentley sempat berharap langsung menggelar unifikasi melawan Aaron McKenna dari Irlandia, yang merebut gelar IBF lowong setelah mengalahkan Etinosa Oliha pada 8 Agustus.

Namun, WBO kemudian memerintahkan Bentley mempertahankan gelarnya melawan penantang wajib Yoenli Hernandez (11-0, 9 KO), yang menempati peringkat kedua kelas menengah versi The Ring.

“Kami masih mengurus beberapa hal. Saya berharap bisa bertarung sekitar November, tetapi paling lambat Desember. Saya berharap semuanya berjalan sesuai rencana,” kata Bentley.

Mengenai McKenna, Denzel Bentley menilai unifikasi mungkin baru terwujud tahun depan.

Ia juga melihat status juara dunia sebagai kesempatan memperbesar profilnya, membuka pintu menuju pertarungan unifikasi, dan menjadi nama yang lebih dikenal luas.

Artikel Tag: Janibek Alimkhanuly, Denzel Bentley

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru