Dmitry Bivol Hadapi Callum Smith, Duel Ketiga dengan Beterbiev Tertunda
Dmitry Bivol
Berita Tinju - Dmitry Bivol harus mengesampingkan keinginannya untuk kembali menghadapi Artur Beterbiev setelah trilogi yang banyak dinantikan penggemar tinju tidak kunjung mendapatkan tawaran resmi.
Bivol dan Beterbiev telah dua kali bertemu dengan hasil imbang dalam rivalitas mereka. Beterbiev memenangkan pertemuan pertama pada Oktober 2024 melalui keputusan mayoritas dan memberikan kekalahan profesional pertama kepada Bivol. Empat bulan kemudian, Bivol membalas dengan kemenangan melalui keputusan mayoritas dan merebut kembali posisi sebagai juara tak terbantahkan kelas berat ringan.
Sejak pertarungan kedua tersebut, Beterbiev belum kembali naik ring. Petinju Rusia berusia 41 tahun itu kini telah menjalani masa tidak aktif selama sekitar 19 bulan, sementara Bivol tetap melanjutkan kariernya.
Bivol kembali bertanding pada Mei 2026 setelah menjalani operasi punggung. Ia kemudian mempertahankan gelar IBF melawan Michael Eifert di Rusia melalui kemenangan angka mutlak. Bivol juga telah melepaskan sabuk WBC, tetapi masih memegang gelar IBF dan WBO.
Sebelumnya, Bivol memang sempat dikaitkan kuat dengan pertarungan ketiga melawan Beterbiev. Bahkan pada Juli lalu, promotor Bivol, Eddie Hearn, mengatakan bahwa petinjunya lebih tertarik mengejar trilogi tersebut dibandingkan menghadapi Callum Smith.
Namun, situasi akhirnya berubah. Hearn kini mengungkapkan bahwa tidak pernah ada tawaran yang benar benar diberikan untuk mewujudkan trilogi Bivol dan Beterbiev.
“Trilogi dengan Beterbiev tidak pernah ditawarkan. Kalau ada tawaran yang bahkan mendekati angka yang masuk akal, pertarungan melawan Callum Smith tidak akan terjadi. Dmitry akan mengosongkan gelarnya dan menghadapi Beterbiev,” ujar Hearn kepada ProBox TV.
Dengan demikian, Dmitry Bivol akan menghadapi Callum Smith pada 12 Desember di Rusia. Pertarungan tersebut merupakan kewajiban Bivol sebagai pemegang gelar WBO setelah Smith mendapatkan status sebagai penantang wajib. Kesepakatan kedua kubu telah tercapai dan pengumuman resmi mengenai detail acara menyusul.
Smith bukan lawan yang bisa dianggap remeh. Mantan juara dunia kelas menengah super WBA itu terakhir bertanding dalam laga melawan Joshua Buatsi pada Februari 2025. Smith menang melalui keputusan angka dalam pertarungan sengit yang kemudian dinilai sebagai salah satu kandidat pertarungan terbaik tahun tersebut. Kemenangan itu membawanya menjadi pemegang gelar interim WBO di kelas berat ringan.
Hearn menilai pertarungan melawan Smith akan menjadi ujian penting bagi Bivol. Setelah duel tersebut, pemenangnya berpeluang menghadapi David Benavidez atau kembali membuka jalan menuju pertarungan dengan Beterbiev.
Artinya, trilogi Dmitry Bivol dan Artur Beterbiev belum sepenuhnya tertutup. Jika Bivol mampu mengalahkan Smith, duel ketiga dengan Beterbiev masih dapat kembali menjadi salah satu pertarungan terbesar di kelas berat ringan.
Artikel Tag: WBO, IBF, kelas berat ringan, Dmitry Bivol, Artur Beterbiev, Kelas Menengah Super, callum smith