Kanal

Eliud Kipchoge Buka Tur Maraton Dunia dengan Lomba di Cape Town

Penulis: Hanif Rusli
10 Mar 2026, 18:46 WIB

Eliud Kipchoge mengatakan tur global tersebut juga bertujuan menggalang dana bagi yayasan miliknya yang fokus pada bidang konservasi dan pendidikan. (Foto: AP)

Pelari legendaris Kenya Eliud Kipchoge mengumumkan rencana menjalani tur maraton dunia dengan mengikuti lomba di tujuh benua dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Seri tersebut akan dimulai pada 24 Mei 2026 melalui ajang Cape Town Marathon di Cape Town, Afrika Selatan.

Eliud Kipchoge menyebutkan bahwa lomba tersebut akan menjadi maraton besar pertamanya di benua Afrika sepanjang kariernya.

Pelari berusia 41 tahun itu mengatakan tur global tersebut juga bertujuan menggalang dana bagi yayasan miliknya yang fokus pada bidang konservasi dan pendidikan.

“Saya sudah lama merencanakan tur dunia ini dan senang memulainya dari benua saya sendiri. Ini akan menjadi lomba pertama saya di Afrika,” kata Kipchoge dalam konferensi pers virtual dari Kenya, Senin (9/3).

Peraih dua medali emas Olimpiade itu menambahkan bahwa pendekatan balapnya ke depan tidak lagi berfokus pada pencapaian waktu tercepat, melainkan pada nilai inspiratif bagi masyarakat luas.

“Saya berlatih seperti biasa dan menyiapkan mental seperti menghadapi lomba lain. Namun ini berbeda. Tujuannya lebih untuk menginspirasi dan menjangkau lebih banyak orang,” ujarnya.

Kipchoge, yang pernah memecahkan rekor dunia maraton dan menjadi orang pertama yang menuntaskan jarak 42 kilometer dalam waktu di bawah dua jam pada percobaan khusus, mengatakan ia tidak menargetkan waktu tertentu saat tampil di Cape Town.

“Saya tidak menetapkan waktu khusus. Saya hanya ingin menjalani lomba yang baik dan indah agar semua orang dapat menikmatinya. Saya ingin membuat orang lebih memahami olahraga dan melihatnya sebagai profesi,” katanya.

Pada musim lalu, Eliud Kipchoge tampil di London Marathon dan finis di posisi keenam sebelum menempati peringkat kesembilan di Sydney Marathon.

Ia juga menyelesaikan rangkaian enam maraton utama dunia dengan tampil di New York City Marathon.

Setelah lomba di Afrika Selatan, Kipchoge berencana melanjutkan tur maratonnya ke sejumlah kota di berbagai benua, termasuk kemungkinan tampil di Abu Dhabi, Perth di Australia, serta wilayah Algarve di Portugal.

Ia juga mempertimbangkan lomba di Cartagena, Kolombia dan Miami di Amerika Serikat, sebelum menutup tantangan tujuh benua tersebut di Wolf's Fang, Antarctica.

Eliud Kipchoge mengatakan kehadirannya di Cape Town juga didorong keinginannya untuk lebih dekat dengan penggemar di Afrika.

Selama ini, menurutnya, banyak masyarakat di benua tersebut hanya menyaksikan aksinya melalui televisi.

“Sekarang giliran saya datang langsung kepada mereka. Afrika masih muda dan saya ingin membawa inspirasi agar lebih banyak orang bergerak dan mencintai olahraga,” ujar Kipchoge.

Ia menambahkan bahwa dua lokasi berikutnya dalam tur maraton dunia tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat.

Artikel Tag: olimpiade, London Marathon, Eliud Kipchoge

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru