☰
Kanal
✕

Emanuel Navarrete Tantang O’Shaquie Foster untuk Bertarung Terbuka

Penulis: Hanif Rusli
24 Okt 2026, 19:35 WIB

Emanuel Navarrete (kiri) dan O’Shaquie Foster. (Foto: Fight TV)

Emanuel Navarrete menginginkan pertarungan sengit saat menghadapi O’Shaquie Foster pada Sabtu (24/10) malam waktu setempat atau Minggu pagi WIB.

Namun, juara dunia asal Meksiko itu menyadari gaya bertinju Foster berpotensi membuat duel mereka berlangsung lebih taktis daripada pertarungan terbuka yang diharapkannya.

Emanuel Navarrete menyampaikan harapannya dalam konferensi pers pada Kamis (22/10).

Ia tidak ingin kedua petinju hanya saling melontarkan jab dan beradu jumlah pukulan tanpa menghadirkan pertarungan menarik bagi penonton.

“Apa yang tidak saya inginkan adalah sepanjang malam kami hanya saling melancarkan jab dan melihat siapa yang bisa melakukannya lebih banyak. Saya rasa penonton tidak seharusnya menyaksikan pertarungan seperti itu. Mereka menginginkan pertarungan bagus, sebuah perang di atas ring. Mereka ingin duel yang menarik, keras, bahkan mungkin berdarah,” kata Emanuel Navarrete.

Dalam laga utama yang disiarkan DAZN di Frost Bank Center, San Antonio, Navarrete akan mempertahankan gelar kelas ringan junior atau 130 pon versi IBF dan WBO.

Ia juga berusaha merebut sabuk WBC milik Foster serta gelar Ring yang saat ini kosong.

Navarrete, petinju peringkat pertama kelas ringan junior versi The Ring, dikenal mengandalkan tekanan tanpa henti dan volume pukulan tinggi.

Gaya tersebut membantunya menghentikan mantan juara dunia Eduardo Nunez pada ronde ke-11 dalam pertarungan 28 Februari lalu.

Nunez memberikan jenis pertarungan yang diinginkan Navarrete. Kali ini, petinju berusia 31 tahun itu memahami Foster kemungkinan berusaha menjaga jarak dan bertarung dari luar.

Meski demikian, ia berharap lawannya bersedia berdiri di tengah ring dan meladeni pertukaran pukulan.

Navarrete menegaskan akan tampil maksimal untuk mempertahankan kedua gelarnya.

Ia mengatakan telah berjuang keras untuk meraih sabuk WBO dan IBF tersebut sehingga ingin mempertahankannya dengan pengorbanan serta memberikan tontonan terbaik bagi para penggemar yang datang dari jauh.

Di sisi lain, O’Shaquie Foster, petinju asal Houston berusia 33 tahun, memiliki rekor 25 kemenangan dan tiga kekalahan, termasuk 12 kemenangan melalui knockout.

Ia lebih dikenal sebagai petinju teknis yang mengandalkan kemampuan mengungguli lawan dari jarak jauh. Strategi itu membantunya mengalahkan Raymond Ford melalui keputusan mayoritas pada 30 Mei di Houston.

O’Shaquie Foster menegaskan dirinya tidak akan begitu saja mengikuti keinginan Navarrete untuk bertukar pukulan sepanjang laga.

 Namun, ia juga membantah akan menghindari pertarungan. Dengan rekor 40 kemenangan, dua kekalahan, satu hasil imbang, dan 33 knockout, Navarrete akan menghadapi lawan yang bertekad menunjukkan ketangguhannya sendiri.

“Ini adalah seni tinju. Saya akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk menang. Saya datang untuk mendominasi. Pada Sabtu nanti, saya akan menunjukkan kepadanya bahwa meskipun dia banyak bicara dan bersikap seperti orang tangguh, saya juga tangguh. Dia akan merasakan lebih dari sekadar jab, saya jamin itu,” kata Foster.

Artikel Tag: Emanuel Navarrete, Eduardo Nunez, O'Shaquie Foster

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru