Kanal

Bukan Isack Hadjar, Orang Ini yang Pertama Tahu Ia Dipromosikan ke Red Bull

Penulis: Abdi Ardiansyah
14 Jan 2026, 09:51 WIB

Isack Hadjar

Berita F1: Isack Hadjar dipastikan menjadi rekan setim Max Verstappen di Red Bull mulai musim Formula 1 2026. Keputusan tersebut diambil setelah pebalap berusia 21 tahun itu tampil impresif dalam musim debutnya bersama Racing Bulls, termasuk mencatatkan podium perdana yang mengejutkan pada Grand Prix Belanda.

Dalam wawancara pertamanya sebagai pebalap Red Bull, Hadjar membagikan cerita unik mengenai bagaimana dirinya mengetahui kabar promosi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sang ibu, Randa, justru menjadi orang pertama yang menerima informasi resmi dari tim. Selain sebagai orang tua, Randa juga berperan sebagai manajer Hadjar dan berprofesi sebagai direktur sumber daya manusia.

“Saya langsung menelepon ibu saya, lalu dia bilang sebenarnya sudah mendapat telepon lebih dulu. Dia sudah tahu sebelumnya, karena dia manajer saya dan sering kali tahu lebih banyak dari saya,” ujar Hadjar dalam podcast resmi Red Bull.

Hadjar mengakui masih sering diliputi perasaan tidak percaya jelang debutnya bersama tim utama Red Bull. Ia mengatakan ada saat di mana dirinya merasa siap menghadapi tantangan besar, namun di sisi lain masih mempertanyakan bagaimana bisa berada di posisi tersebut.

“Kadang saya sadar dengan apa yang terjadi dan merasa siap, tapi di momen lain saya bertanya, apa yang sebenarnya saya lakukan di sini,” ungkapnya. Hadjar juga mengenang perjalanan panjangnya dari dunia gokart hingga kini bersaing di puncak Formula 1, sesuatu yang menurutnya terasa jauh dari bayangan awal.

Musim 2026 akan menjadi ujian terberat bagi Hadjar, mengingat ia akan berhadapan langsung dengan Max Verstappen. Sejak Daniel Ricciardo meninggalkan Red Bull pada akhir 2018, Verstappen dikenal selalu mendominasi rekan setimnya dan menjadi tolok ukur performa di grid Formula 1.

Meski demikian, Hadjar justru menyambut tantangan tersebut dengan antusias. Ia menilai kesempatan menjadi rekan setim Verstappen sebagai sebuah kehormatan besar sekaligus peluang belajar dari pebalap terbaik di Formula 1 saat ini.

“Ini luar biasa. Saya baru 21 tahun dan sudah bisa satu tim dengan pebalap terbaik di grid. Itu sebuah keistimewaan besar,” katanya. Hadjar juga menyoroti kemampuan Verstappen dalam kondisi sulit, konsistensinya di sesi kualifikasi, serta ketajamannya dalam memaksimalkan peluang sekecil apa pun untuk meraih kemenangan.

Menurut Isack Hadjar, perpaduan antara bakat alami dan pengalaman panjang Verstappen menjadi faktor pembeda. “Begitu masuk ke mobil, terlihat jelas kombinasi kemampuan alaminya dan pengalaman 11 tahun di Formula 1. Rasanya dia mengendarai mobil F1 seperti gokart,” tutup Hadjar.

Artikel Tag: Isack Hadjar, Racing Bulls, Red Bull, F1 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru