Kanal

McLaren Yakin Bisa Tetap Dominan Meski Hadapi Regulasi Baru di F1 2026

Penulis: Abdi Ardiansyah
06 Jan 2026, 17:10 WIB

McLaren Andrea Stella, Lando Norris dan Oscar Piastri

Berita F1: McLaren menyongsong Formula 1 musim 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Meski regulasi berubah total, tim juara konstruktor ini yakin fondasi teknis mereka cukup kuat untuk tetap kompetitif.

Kepercayaan diri tinggi tengah menyelimuti McLaren jelang musim Formula 1 2026. Team principal, Andrea Stella menilai timnya berada dalam posisi ideal untuk menghadapi era regulasi baru yang akan mengubah peta persaingan secara signifikan.

Musim 2026 akan menjadi awal dari perubahan besar di Formula 1. Regulasi mesin mengalami perombakan total untuk pertama kalinya sejak 2014, diikuti perubahan besar pada aspek aerodinamika. Sebagai tim pelanggan mesin Mercedes, McLaren memang tidak perlu mengembangkan unit daya sendiri, namun tantangan integrasi dengan sasis baru tetap tidak bisa dianggap remeh.

Stella mengakui bahwa tidak ada jaminan satu tim pun akan langsung unggul saat regulasi baru diberlakukan. Namun, pengalaman bangkit dari keterpurukan menjadi modal utama mereka untuk tetap optimistis.

Ia menyinggung periode awal era ground effect, ketika McLaren sempat terpuruk dan hanya memiliki mobil kesembilan atau kesepuluh tercepat pada awal musim 2023. Dalam waktu kurang dari dua tahun, tim asal Woking itu mampu bertransformasi menjadi kekuatan dominan hingga merebut gelar konstruktor dan gelar juara dunia pebalap lewat Lando Norris.

“Pencapaian ini adalah hasil kerja seluruh tim, tetapi kali ini saya ingin menyoroti secara khusus departemen teknis,” ujar Stella kepada media. Menurutnya, kemampuan tim teknis dalam merancang, mengembangkan, dan mengejar ketertinggalan menjadi fondasi utama kesuksesan McLaren.

Stella kemudian menyebut enam sosok kunci yang menjadi tulang punggung kekuatan teknis di timnya. Mereka adalah Peter Prodromou selaku direktur teknis aerodinamika, Rob Marshall sebagai kepala perancang, Neil Houldey di bidang teknik, Mark Ingham sebagai direktur desain, Giuseppe Pesce yang memimpin divisi aerodinamika sekaligus staf teknis, serta Mark Temple yang bertanggung jawab pada performa mobil.

Ia menilai kombinasi pengalaman, standar kerja, dan pendekatan pengembangan yang dimiliki enam figur tersebut merupakan salah satu yang terkuat sepanjang kariernya selama lebih dari dua dekade di Formula 1.

Menurut Stella, meski detail teknis mobil 2025 tidak bisa sepenuhnya diterapkan pada regulasi 2026, cara kerja dan filosofi pengembangan akan tetap relevan. Inilah yang membuat McLaren merasa yakin bisa tetap berada di barisan depan ketika era baru Formula 1 resmi dimulai.

Artikel Tag: McLaren, Andrea Stella, F1 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru