Steiner Yakin Masa Depan Ferrari Ada di Tangan Oliver Bearman
Lewis Hamilton dan Oliver Bearman
Berita F1: Mantan prinsipal tim Haas, Guenther Steiner, menyebut Oliver Bearman sebagai kandidat paling realistis untuk mengisi kursi Ferrari apabila Lewis Hamilton memilih pensiun pada akhir musim ini. Menurut Steiner, Bearman telah menunjukkan kesiapan mental dan teknis yang membuatnya layak dipromosikan ke tim papan atas.
Bearman merupakan bagian dari Ferrari Driver Academy sejak 2021 dan kini dipandang sebagai aset masa depan tim asal Maranello tersebut. Di usianya yang baru menginjak 20 tahun, pebalap asal Inggris itu sudah mencicipi atmosfer Formula 1 bersama Ferrari dan Haas, sekaligus menjalani musim penuh pertamanya dengan grafik performa yang meningkat tajam.
Musim 2025 sempat dimulai dengan catatan kurang ideal. Bearman mengalami kecelakaan cukup keras pada sesi latihan bebas Grand Prix Australia dan masih melakukan sejumlah kesalahan pada paruh pertama musim. Namun, situasi itu berubah drastis setelah memasuki pertengahan kompetisi, ketika ia mulai tampil jauh lebih matang dan konsisten.
Sejak saat itu, Bearman rutin menembus sesi kualifikasi ketiga dan menjadi langganan finis di zona poin. Ia mencetak poin dalam tujuh dari sembilan seri terakhir musim, dengan pencapaian terbaik finis keempat di Grand Prix Meksiko. Pada balapan tersebut, Bearman bahkan mampu bersaing langsung dengan nama besar seperti Max Verstappen, sebuah penampilan yang memperkuat reputasinya sebagai talenta elite.
Satu-satunya catatan negatif adalah jumlah poin penalti yang ia kumpulkan. Bearman menutup musim dengan poin penalti yang cukup tinggi, membuatnya memulai musim baru hanya terpaut dua poin dari larangan balapan. Meski demikian, Steiner menilai hal tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran.
“Di awal musim dia sangat cepat, tetapi masih sering melakukan kesalahan. Namun di paruh kedua musim, semuanya berubah seolah ada tombol yang ditekan,” ujar Steiner dalam podcast Red Flags. Ia menambahkan bahwa Bearman mampu mengurangi kesalahan tanpa kehilangan agresivitas saat bertarung di lintasan.
Steiner juga menilai masa depan Oliver Bearman di Ferrari sangat terbuka, terutama jika Hamilton tidak meraih hasil sesuai ekspektasi. “Jika Lewis tidak mendapatkan kesuksesan yang dia inginkan, saya rasa dia tidak akan melanjutkan kariernya. Dalam situasi itu, Bearman adalah pilihan paling logis untuk Ferrari,” ucapnya.
Menurut Steiner, Bearman bukan hanya cepat, tetapi juga siap menghadapi tekanan besar, memahami kerja tim, dan mampu berkembang di lingkungan kompetitif seperti Ferrari.
Artikel Tag: Lewis Hamilton, Ferrari, F1 2026, Oliver Bearman