Filip Hrgovic Sebut Itauma Sebagai Lawan Terbaik dalam Kariernya
Filip Hrgovic
Berita Tinju - Filip Hrgovic baru saja menciptakan salah satu kejutan terbesar di kelas berat dengan menghentikan Moses Itauma pada ronde kesembilan di O2 Arena, London, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Kemenangan tersebut mengantarkan Hrgovic menjadi juara dunia IBF kelas berat. Petinju Kroasia itu sempat berada dalam posisi sulit setelah dijatuhkan Itauma pada ronde kedua dan tertinggal dalam sebagian besar jalannya pertarungan.
Namun, pengalaman Hrgovic menjadi pembeda ketika laga memasuki ronde ronde akhir. Itauma mulai kehabisan tenaga setelah menghabiskan banyak energi untuk melancarkan serangan, sementara Hrgovic terus bertahan hingga akhirnya membalikkan keadaan pada ronde kesembilan. Wasit Howard Foster kemudian menghentikan pertandingan setelah Itauma tidak mampu lagi memberikan perlawanan yang memadai.
Kemenangan ini semakin istimewa karena Hrgovic sebelumnya hanya pernah mengalami satu kekalahan dalam karier profesional. Kekalahan tersebut terjadi pada Juni 2024 ketika Daniel Dubois menghentikannya akibat luka robek di wajah dalam pertarungan perebutan gelar interim IBF.
Setelah melewati sejumlah petinju Inggris, Hrgovic akhirnya menghadapi Itauma. Menurut sang juara dunia baru, kualitas Itauma bahkan berada di atas seluruh lawan yang pernah dihadapinya, termasuk Dubois.
Berbicara kepada DAZN Boxing setelah pertandingan, Hrgovic memuji kemampuan Itauma sekaligus menilai petinju berusia 21 tahun itu masih membutuhkan pengalaman.
“Dia jelas merupakan masa depan. Dia petinju yang luar biasa, sangat istimewa, dan merupakan lawan terbaik yang pernah saya hadapi. Namun, dia masih membutuhkan lebih banyak pengalaman.”
Hrgovic juga menjelaskan alasan dirinya tetap percaya dapat membalikkan keadaan meski sempat kehilangan banyak ronde.
“Dia mulai kehabisan tenaga. Saya bisa merasakan ritme pertarungan dan tahu saya memang kehilangan beberapa ronde, tetapi saya juga tahu kecepatan pertarungan menguntungkan saya karena dia mulai kelelahan.”
Kemenangan atas Itauma sekaligus menegaskan kebangkitan Hrgovic setelah kekalahan dari Dubois. Sebelum merebut gelar dunia, ia mencatat tiga kemenangan beruntun atas petinju Inggris, yakni Joe Joyce, David Adeleye dan Dave Allen.
Kini, Hrgovic diproyeksikan menghadapi Frank Sanchez dalam pertahanan pertama gelar IBF. Sanchez sebelumnya menyepakati untuk menunda pertarungannya demi memberikan kesempatan kepada Hrgovic dan Itauma memperebutkan sabuk yang lowong tersebut.
Meski demikian, Filip Hrgovic sudah mengisyaratkan keinginan untuk mengejar pertarungan unifikasi setelah menjadi juara dunia. Ia bahkan menyebut Daniel Dubois dan Agit Kabayel sebagai target berikutnya.
Artikel Tag: IBF, Heavyweight, Daniel Dubois, Filip Hrgovic, Agit Kabayel