Frank Lampard Tepis Rumor Miring Absennya Loum Tchaouna dan Yann Gboho
Frank Lampard tegaskan tidak ada drama di balik absennya dua penyerang mahal Coventry City dari skuad utama. (Foto: James Gill - Danehouse/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Manajer Coventry City, Frank Lampard, menegaskan tidak ada drama internal di balik keputusan tidak menyertakan dua penyerang barunya, Loum Tchaouna dan Yann Gboho, dalam skuad pertandingan. Kedua pemain berkebangsaan Prancis tersebut didatangkan pada bursa transfer musim panas lalu dengan total nilai transfer mencapai 30 juta poundsterling.
Loum Tchaouna dan Yann Gboho tidak masuk dalam daftar pemain saat Coventry City melakoni laga tandang melawan Tottenham Hotspur pada Selasa (20/10/2026). Absennya kedua pemain mahal tersebut sempat memicu spekulasi liar di kalangan pendukung terkait isu tindakan indisipliner serta keterlambatan menghadiri sesi latihan.
Namun, Lampard membantah kabar burung tersebut dan mengonfirmasi bahwa kedua pemain dalam kondisi fit. Eks pelatih Chelsea itu menjelaskan bahwa keduanya masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan standar, taktik, serta intensitas latihan yang diterapkan di Coventry City.
"Mereka berlatih, dalam kondisi fit, dan saya pikir mereka sedang beradaptasi dengan cara kami bermain, berlatih, serta ide-ide kami, jadi ini sangat normal. Yann datang pada hari terakhir bursa transfer. Dia memiliki bakat, itu sudah pasti, dan hanya itu. Saya memiliki skuad untuk dipilih dan terkadang tidak mudah untuk memilihnya," kata Lampard dalam sesi wawancara.
Frank Lampard menekankan bahwa dirinya memberikan perlakukan yang sama rata kepada seluruh pemain di dalam skuad, tanpa memandang besarnya nilai transfer yang melekat pada diri sang pemain.
"Loum juga sama, harus memahami apa yang kami inginkan di dalam dan di luar lapangan, saat memegang bola maupun tanpa bola. Keputusan ini diambil berdasarkan siapa tim terbaik dan pergantian pemain terbaik. Para pemain harus tahu dari saya, apakah itu pemain yang datang dengan nilai transfer besar atau pemain dari akademi, jika mereka berlatih dengan baik dan pantas berada di tim, mereka akan mendapatkannya," ujar Lampard menambahkan.
Lampard yang pernah menangani transfer pemain bintang berharga mahal di Chelsea mengingatkan bahwa setiap pendatang baru membutuhkan proses adaptasi sebelum benar-benar siap bersaing di kerasnya kompetisi Premier League.
"Saya pernah berada dalam situasi sebagai pelatih yang merekrut pemain di Chelsea seharga 75 juta dan 50 juta poundsterling, dan gagasan bahwa mereka langsung masuk ke tim hanya karena label harga itu tidak benar. Mereka perlu beradaptasi sedikit. Liga ini sulit. Kami menginginkan yang terbaik dari mereka dan kami ingin mereka sukses di Coventry City," tutur Lampard mengakhiri keterangannya.
Artikel Tag: Premier League, Frank Lampard, Coventry City, Loum Tchaouna