George Russell Kandidat Mengejutkan Pengganti Verstappen
George Russell Kandidat Mengejutkan Pengganti Verstappen - sumber: (racingnews365)
Berita F1 terbaru mengungkapkan bahwa Jolyon Palmer menyebut George Russell sebagai kandidat mengejutkan namun logis untuk Red Bull jika Max Verstappen meninggalkan tim tersebut. Mantan pembalap Renault ini menggambarkan langkah untuk menggaet pembalap Mercedes itu sebagai "pilihan yang sangat jelas" jika juara empat kali pembalap F1 tersebut beralih ke arah sebaliknya.
Palmer meyakini bahwa pengganti Verstappen di Red Bull pada akhirnya akan sangat bergantung pada ke mana arah langkah pembalap Belanda itu, dengan Russell muncul sebagai salah satu dari tiga nama teratas dalam daftar pendeknya, bersama dengan duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri. Masa depan Verstappen di Red Bull telah menjadi bahan spekulasi intens sepanjang musim 2026. Dipahami bahwa pembalap Belanda ini memiliki klausul pemutusan kontrak terkait kinerja yang memungkinkan ia meninggalkan tim pada akhir tahun, meskipun terikat kontrak hingga 2028, karena ia akan mencapai jeda musim panas di luar dua besar dalam klasemen pembalap.
Pembalap berusia 28 tahun ini terlihat frustrasi musim ini, mengalami kegagalan mekanis berulang, termasuk dua kecelakaan berkecepatan tinggi berturut-turut yang disebabkan oleh masalah sayap belakang berulang yang ia gambarkan sebagai "sangat berbahaya." Ditambah dengan kurangnya daya saing, ketidaksepakatan mengenai keputusan pengaturan mobil, dan kepergian tokoh kunci termasuk mantan kepala tim Christian Horner pada bulan Juli lalu, lingkungan di sekitar Verstappen telah berubah secara signifikan dari yang mendukung empat gelar berturut-turutnya.
Hubungan McLaren dan Mercedes yang Terus Menjadi Perbincangan
McLaren dan Mercedes tetap menjadi dua tujuan yang paling sering disebut-sebut. Zak Brown dan Toto Wolff keduanya secara terbuka menolak kemungkinan pindahnya Verstappen, dengan Wolff menegaskan kembali komitmennya kepada Russell dan Kimi Antonelli, sementara Brown menegaskan kepuasannya dengan Norris dan Piastri. Namun, rumor terus beredar, dengan beberapa sumber paddock menyiratkan bahwa McLaren dan Verstappen telah mengadakan pembicaraan.
Jika Verstappen bergabung dengan Mercedes, Russell hampir pasti akan menjadi pengemudi yang harus beranjak. Antonelli, yang baru berusia 19 tahun, dipandang sebagai landasan jangka panjang Mercedes; lebih murah, lebih fleksibel dalam hal kontrak, dan menjadi pusat identitas program junior tim. Skenario inilah yang membuat saran Palmer sangat menarik. Meskipun Russell secara tradisional tidak dipandang sebagai target utama Red Bull, perpindahan Verstappen ke Mercedes bisa tiba-tiba menjadikan salah satu pemenang balapan F1 yang paling terbukti dapat dijangkau.
Mengenai kemungkinan pindah ke McLaren, manajer Piastri, Mark Webber, menyebut spekulasi yang mengaitkan kliennya dengan Red Bull sebagai "omong kosong," dengan pemahaman bahwa pembalap Australia itu ingin tetap di McLaren untuk masa mendatang. Namun, Palmer percaya bahwa Red Bull harus bertindak tegas, dan efek domino dari kepergian Verstappen secara alami akan memberikan mereka opsi kelas atas.
"Red Bull harus habis-habisan untuk nama besar. Tidak diragukan lagi tentang itu. Jadi mungkin ada beberapa nama yang akan mereka kejar. Mungkin Anda bisa menyebutkan tiga," kata Palmer kepada Lottoland. "Dan itu akan tergantung di mana Max berakhir, kursi yang dia ambil, pada dasarnya."
"Oscar bisa jadi salah satunya," katanya. "McLaren telah memenangkan gelar dengan Lando. Saya pikir, sekali lagi, itu tergantung pada salah satu dari dua pengemudi tersebut. Mereka memenangkannya dengan sangat baik tahun lalu karena mereka menjaga kedua pembalap sangat senang. Akan sangat mudah bagi salah satu untuk benar-benar merasa terpinggirkan, tetapi saat ini, mereka berdua masih termotivasi dan bekerja sama dengan baik."
"Saya pikir jika ada lebih banyak permusuhan di sana, maka itu akan menjadi langkah yang sangat jelas bagi Max untuk pergi ke McLaren daripada satu atau yang lainnya. Mereka berdua akan menjadi kandidat hebat untuk pergi ke Red Bull jika itu terjadi." "Dan kemudian yang lainnya adalah George," tambah Palmer. "Jika Max pergi ke Mercedes, George ke Red Bull, saya pikir, akan menjadi langkah yang sangat jelas baginya karena itu akan menjadi kesempatan besar lainnya."
Artikel Tag: Red Bull, Max Verstappen