Gianni Infantino Bela Hydration Break dan Harga Tiket Piala Dunia 2026
Gianni Infantino pertahankan hydration break dan harga tiket Piala Dunia 2026. (Foto: Ulrik Pedersen/NurPhoto via Getty Images)
Berita Piala Dunia: Presiden FIFA, Gianni Infantino, mempertahankan kebijakan hydration break serta harga tiket Piala Dunia 2026 yang sempat menuai kritik. Menurutnya, kedua kebijakan tersebut tetap layak diterapkan karena terbukti mendukung kelancaran turnamen yang dimulai pada 11 Juni.
Hydration break menjadi salah satu kebijakan yang paling banyak diperdebatkan selama Piala Dunia 2026. Sebagian pihak menilai jeda tersebut lebih menguntungkan kepentingan siaran televisi daripada kebutuhan pemain, sementara harga tiket juga dianggap terlalu mahal oleh sebagian suporter.
Dalam wawancara dengan Blue Sport, Gianni Infantino mengakui penerapan hydration break memang memunculkan pro dan kontra. Namun, ia menegaskan jeda itu hanya diberlakukan ketika kondisi cuaca sangat panas demi menjaga keselamatan dan kondisi fisik para pemain.
"Ini memang topik yang memicu banyak perdebatan. Tahun lalu di Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat, hydration break hanya dilakukan ketika cuaca sangat panas. Sekitar 60 persen pertandingan menerapkannya, sedangkan 40 persen lainnya tidak karena suhu tidak setinggi itu. Banyak yang mengeluh karena merasa semua tim seharusnya bermain dalam kondisi yang sama," ujar Infantino.
Infantino juga membela harga tiket yang dinilai terlalu tinggi. Ia menjelaskan harga telah ditentukan berdasarkan analisis para ahli sebelum turnamen dimulai, sedangkan tingginya tingkat keterisian stadion menunjukkan kebijakan tersebut sesuai dengan permintaan pasar.
"Stadion hampir selalu penuh. Tingkat keterisian mencapai 99,7 persen dan kemungkinan meningkat menjadi 99,9 persen pada akhir turnamen. Harga tiket ditentukan oleh para ahli sebelum kompetisi dimulai. Kini terbukti tiket yang dianggap terlalu mahal justru dijual kembali di pasar sekunder dengan harga empat hingga lima kali lipat," katanya.
Selain itu, Infantino mengungkapkan FIFA memperkirakan Piala Dunia 2026 akan menghasilkan pendapatan sebesar 13 hingga 14 miliar franc Swiss atau sekitar 289 hingga 312 triliun rupiah. Ia menilai angka tersebut sangat memuaskan dan mencerminkan besarnya antusiasme publik terhadap turnamen terbesar sepak bola dunia itu.
Artikel Tag: FIFA, Gianni Infantino, Piala Dunia, Piala Dunia 2026