Golden State Valkyries Buka Musim Kedua di WNBA Hadapi Seattle Storm
Salah satu rekrutan terbesar Golden State Valkyries musim ini adalah forward All-Star Gabby Williams (tengah, baju bebas) yang didatangkan dari Seattle Storm. (Foto: AP)
Golden State Valkyries akan memulai musim keduanya di WNBA dengan menghadapi Seattle Storm pada Jumat (8/5) waktu setempat atau Sabtu pagi WIB.
Setelah tampil mengejutkan musim lalu, Valkyries kini menghadapi awal musim yang memunculkan banyak pertanyaan.
Sebagai tim ekspansi pada musim lalu, Golden State Valkyries sukses melampaui ekspektasi dengan mencatat rekor kemenangan di atas 50 persen dan lolos ke playoff.
Namun langkah mereka pada bursa pemain dan draft musim ini menjadi sorotan.
Pada malam draft, Valkyries memutuskan menukar hak draft pilihan kedelapan yang digunakan Seattle untuk memilih bintang LSU Flau'jae Johnson.
Sebagai gantinya, Golden State Valkyries menerima hak draft pilihan ke-16 yakni Marta Suarez serta tambahan pilihan putaran kedua draft 2028.
Keputusan itu semakin dipertanyakan setelah Valkyries melepas Suarez pekan lalu.
General manager Valkyries Ohemaa Nyanin mengatakan langkah tersebut diambil demi menjaga fleksibilitas salary cap.
“Kami merasa memiliki peluang untuk merekrut pemain lain,” ujar Nyanin saat media day tim.
Di tengah kritik tersebut, Golden State tetap memiliki sejumlah pemain penting untuk menjaga daya saing.
Salah satu rekrutan terbesar mereka musim ini adalah forward All-Star Gabby Williams yang didatangkan dari Seattle Storm.
Williams tampil impresif musim lalu dengan mencatat rata-rata tertinggi sepanjang kariernya dalam poin, assist, steal, dan persentase lemparan bebas.
Ia juga finis di posisi ketiga voting Defensive Player of the Year WNBA.
Selain Williams, Valkyries akan mengandalkan trio veteran Veronica Burton, Tiffany Hayes, dan Kayla Thornton.
Pelatih Natalie Nakase mengatakan timnya semakin termotivasi setelah merasakan atmosfer playoff musim lalu.
“Kami lebih lapar dibanding musim lalu karena sudah merasakan playoff. Seluruh ruang ganti kami ingin menang dengan segala cara,” kata Nakase.
Di sisi lain, Seattle Storm memasuki musim baru dengan wajah yang jauh berbeda. Tim kini ditangani pelatih baru Sonia Raman setelah kehilangan sejumlah pemain inti pada offseason.
Storm melepas Williams, Nneka Ogwumike, Skylar Diggins, Brittney Sykes, dan Erica Wheeler.
Kelima pemain tersebut menyumbang 67,5 poin per pertandingan musim lalu atau sekitar 82 persen dari total poin tim.
Seattle kini mengandalkan kombinasi pemain muda seperti Johnson, pilihan ketiga draft Awa Fam, serta pemain lama Ezi Magbegor, Dominique Malonga, dan Jordan Horston.
Namun Storm juga menghadapi masalah cedera.
Magbegor diperkirakan absen pada bulan pertama musim akibat cedera kaki kanan, sementara Horston baru pulih dari cedera ACL yang membuatnya absen sepanjang musim lalu.
“Siapa pun yang tersedia harus siap tampil,” ujar Raman.
Artikel Tag: WNBA, Golden State Valkyries, Seattle Storm