Kiara Romero Naik Level ke LPGA, Bintang Muda Oregon Siap Bersinar
Kiara Romero
Berita Golf - Kiara Romero punya cara tersendiri untuk membuat pelatihnya, Derek Radley, geleng geleng kepala. Salah satunya terjadi di US Women’s Open 2025 ketika Romero berhadapan dengan situasi sulit di lubang kelima Erin Hills.
Bolanya berada di bunker sisi kanan fairway, tepat di area menurun dengan bibir bunker yang tinggi. Jarak menuju pin mencapai sekitar 183 yard dan angin bertiup cukup kencang.
Romero justru memilih menggunakan stik 5 iron.
Radley sempat tidak percaya dengan keputusan tersebut. Menurutnya, hanya sedikit pemain golf putri yang mampu mengeksekusi pukulan seperti itu dari posisi sulit tersebut.
“Kiara Romero adalah satu satunya pemain di golf putri yang bisa memukul 5 iron dari posisi menurun itu, melewati bibir bunker dan bukit, sekaligus menghindari bunker di depan kiri,” ujar Radley.
Romero kemudian membuktikan keyakinannya. Bola mendarat sekitar 10 kaki di belakang pin. Pukulan tersebut menjadi salah satu momen yang paling diingat Radley selama mendampingi Romero.
Pada hari itu, Romero mencetak 67 pukulan, rekor skor terendah pada putaran final US Women’s Open. Setahun kemudian, ia kembali mencuri perhatian dengan menjadi low amateur di US Women’s Open 2026 setelah menutup turnamen dengan skor 68 di Riviera Country Club. Ia finis di posisi keenam bersama.
Kini perjalanan sebagai amatir telah berakhir. Romero resmi beralih menjadi pemain profesional setelah memenangkan McCormack Medal untuk kedua kalinya. Penghargaan tersebut diberikan kepada pemain amatir putri dengan peringkat dunia terbaik dan membuatnya mengumpulkan 20 poin yang dibutuhkan untuk mendapatkan status LPGA melalui program LEAP.
Romero menjadi pemain kedua yang memperoleh kartu LPGA melalui jalur tersebut setelah Lottie Woad.
Keputusan itu juga membuat Romero mengakhiri kariernya lebih cepat di University of Oregon. Selama membela Oregon, ia mencatat enam kemenangan individu dan tujuh kali finis sebagai runner up. Ia juga menjadi pemain pertama dalam sejarah Oregon yang tiga kali masuk First Team All American.
Romero telah tampil dalam lima turnamen LPGA sejak Juni dan mengaku pengalaman tersebut membuatnya merasa seperti sudah menjalani kehidupan sebagai pemain tur sepanjang musim panas.
Perjalanan Romero menuju LPGA juga tidak lepas dari dukungan keluarganya. Kakaknya, Kaleiya, sedang mengejar kartu LPGA melalui Epson Tour, sementara adiknya, Kyreece, akan menjadi caddie Romero secara penuh di tur.
Bagi Romero, golf bukan sekadar soal kemenangan. Ia mengatakan tantangan untuk terus berkembang menjadi alasan utama dirinya mencintai olahraga tersebut.
“Saya menyukai tantangannya. Setiap hari adalah hari yang baru. Anda bisa menjalani hari yang sangat buruk, lalu keesokan harinya semuanya berubah menjadi sangat baik. Itulah yang membuat golf tidak pernah membosankan,” kata Romero.
Dengan status LPGA yang kini berada di tangannya, Kiara Romero siap menjalani babak baru yang sejak kecil sudah menjadi impiannya.
Artikel Tag: LPGA, us women's open, golf wanita