Kanal

Gus Kenworthy Tak Dikenai Sanksi Usai Unggahan Bernada Kritik terhadap ICE

Penulis: Hanif Rusli
07 Feb 2026, 19:24 WIB

Unggahan Gus Kenworthy tersebut menampilkan tulisan bernada kasar yang tampak dibuat di atas salju sebagai bentuk protes terhadap ICE. (Foto: AP/Instagram)

Atlet ski freestyle Britania Raya, Gus Kenworthy, tidak akan menerima sanksi setelah mengunggah gambar bernada kritik terhadap lembaga Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) di media sosial, hanya beberapa jam sebelum tiba di Olimpiade Musim Dingin Milano–Cortina 2026.

Unggahan tersebut menampilkan tulisan bernada kasar yang tampak dibuat di atas salju sebagai bentuk protes terhadap ICE, lembaga yang kerap menjadi sorotan dalam perdebatan kebijakan imigrasi di Amerika Serikat.

Gus Kenworthy juga menambahkan pesan yang mendorong warga Amerika untuk menekan senator mereka agar menghentikan pendanaan bagi lembaga tersebut.

Menurut laporan Press Association, pejabat British Olympic Association tidak mempersoalkan unggahan itu karena tidak menyebut Tim Britania Raya (Team GB) dan dibuat di luar lingkungan resmi Olimpiade.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) juga tidak mengambil tindakan.

Seorang juru bicara IOC menyatakan bahwa selama Olimpiade, atlet tetap memiliki kesempatan mengekspresikan pandangan mereka sesuai pedoman kebebasan berekspresi atlet, dan IOC tidak mengatur unggahan pribadi di media sosial.

Dalam keterangan yang menyertai unggahan tersebut, Kenworthy menyampaikan kritik keras terhadap keberadaan ICE.

Ia menilai sudah terlalu banyak tindakan yang merugikan masyarakat dan menyerukan perubahan kebijakan.

Dalam unggahan lain, ia juga menambahkan komentar santai yang merujuk pada rangkaian foto yang ia bagikan.

Isu ICE menjadi salah satu topik yang mewarnai persiapan Olimpiade Musim Dingin tahun ini, terutama setelah muncul laporan tentang kehadiran agen ICE sebagai bagian dari delegasi Amerika Serikat.

Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio diketahui menghadiri upacara pembukaan di Stadion San Siro, Milan, serta menyaksikan pertandingan hoki es putri tim AS sehari sebelumnya.

Kenworthy, 34 tahun, sebelumnya meraih medali perak nomor ski slopestyle pada Olimpiade Musim Dingin 2014 di Sochi saat masih mewakili Amerika Serikat, serta mengoleksi lima medali X Games.

 Pada 2019, ia memutuskan beralih membela Britania Raya dan tampil di Olimpiade Beijing 2022, di mana ia juga sempat menyuarakan kritik terhadap isu hak asasi manusia dan LGBT di China.

Di Milano–Cortina 2026, Gus Kenworthy dijadwalkan tampil pada nomor snowboard halfpipe putra di Livigno, dengan babak kualifikasi dimulai pada 19 Februari.

Artikel Tag: olimpiade, Olimpiade Musim Dingin

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru