Hasil Wimbledon: Matteo Berrettini Akhiri Karier Stan Wawrinka Di London
Matteo Berrettini [image: getty images]
Berita Tenis: Stan Wawrinka mengucapkan selamat tinggal kepada Wimbledon dengan cara yang tidak terlupakan, menikmati tepuk tangan dari penonton di Lapangan No. 1 setelah Matteo Berrettini mengalahkannya dengan empat set yang mendebarkan.
Mantan petenis peringkat 6 dunia bangkit dan meraih kemenangan yang gigih dengan 6-7, 7-6, 7-6, 7-6 di babak pertama Wimbledon. Petenis yang mengantongi tiga gelar Grand Slam, Wawrinka, yang akan pensiun akhir musim ini, menampilkan pertunjukan yang menarik bagi para penonton, tetapi petenis berkebangsaan Italia terbukti menjadi lawan yang terlalu tangguh setelah 4 jam 19 menit bertarung.
“Ia adalah seorang legenda dan ia menunjukkannya kali ini,” komentar Berrettini tentang Wawrinka. “Petenis yang luar biasa, pesaing yang luar biasa. Saya ingat pada musim 2014, saya bermain di turnamen junior di sini dan saya menyelinap ke lapangan utama, ia sedang bertandin melawan Roger Federer. Merupakan kehormatan besar untuk bertanding melawannya di sini, di Lapangan 1. Saya merasa sangat terhormat, sangat bersyukur.”
Di pertandingan menegangkan yang menampilkan servis solid dari kedua petenis, petenis berkebangsaan Italia mengeluarkan teriakan keras setelah memenangkan babak tiebreak set kedua yang mendebarkan — di mana ia menyelamatkan enam peluang set point — untuk menghentikan momentum petenis veteran Swiss. Atap lapangan No. 1 kemudian ditutup, memungkinkan suasana yang lebih meriah.
Wawrinka sangat memahami bagaimana rasanya bermain di bawah atap tertutup di Wimbledon. Ia adalah salah satu petenis putra pertama yang bermain dalam kondisi seperti itu ketika lapangan utama pertama kali menggunakan atap yang dapat dibuka tutup pada musim 2009. Wawrinka kalah dari Andy Murray dengan lima set di bawah atap musim tersebut dan pertandingannya melawan petenis berkebangsaan Italia berlangsung di Lapangan No. 1 pun berakhir dengan cara yang sama bagi sang veteran.
Berrettini, yang berkompetisi untuk kali pertama sejak penampilan gemilangnya hingga perempatfinal French Open, memenangkan 86 persen poin dari servis pertamanya dalam pertandingan ketat. Setelah unggul 1-0 dalam head to head melawan Wawrinka, petenis berusia 30 tahun akan menghadapi petenis berusia 22 rahun, Arthur Fils di babak kedua Wimbledon.
Petenis unggulan ke-20, Fils tampil lebih impresif ketika mengalahkan petenis berkebangsaan Belgia, Raphael Collignon dengan 7-5, 6-1, 6-3.
Di aksi lain, petenis unggulan kesepuluh, Alexander Bublik juga terlibat laga maraton sebelum menumbangkan petenis berkebangsaan Australia, Thanasi Kokkinakis dengan 4-6, 6-3, 6-7, 6-3, 6-4.
Di babak kedua, petenis berkebangsaan Kazakhstan, Bublik akan menghadapi petenis berkebangsaan Prancis, Kyrian Jacquet yang mengeleminasi petenis berkebangsaan Lithuania, Vilius Gaubas dengan 6-3, 6-4, 7-6.
Petenis unggulan ke-15, Jakub Mensik juga harus merasakan laga maraton lima set demi maju ke babak kedua Wimbledon dengan kemenangan 5-7, 6-3, 6-3, 3-6, 7-6 atas petenis tuan rumah, Toby Samuel.
Demi satu tiket menuju babak ketiga Wimbledon, petenis berkebangsaan Ceko, Mensik akan menantang petenis berkebangsaan Bulgaria, Grigor Dimitrov yang menyisihkan petenis berkebangsaan Australia, Dane Sweeney dengan 7-6, 6-3, 7-5.
Artikel Tag: wimbledon, Stan Wawrinka, Matteo Berrettini