Hasil Wimbledon: Cori Gauff Petik Kemenangan Pertama Dalam Dua Musim
Cori Gauff [image: getty images]
Berita Tenis: Petenis unggulan ketujuh, Cori Gauff mengakhiri rentetan empat kekalahan beruntun di turnamen grass-court dengan cara yang meyakinkan di babak pertama Wimbledon musim 2026.
Petenis AS meluluhlantakkan petenis berkebangsaan Jerman, Tamara Korpatsch denhan hasil telak 6-2, 6-1 di babak pertama Wimbledon yang berlangsung kurang dari 1 jam.
Juara French Open musim 2026 belum pernah memenangkan pertandingan di grass-court sejak mengalahkan Sonay Kartal di babak ketiga Wimbledon musim 2024. Ia kemudian kalah di babak 16 besar dari rekan senegaranya, Emma Navarro, hasil yang memulai rentetan empat kekalahan beruntun di permukaan tersebut.
Kekalahan tersebut termasuk mencatatkan 0-2 pada musim 2025 setelah memenangkan French Open, dengan kekalahan di babak pertama Wimbledon dari Dayana Yastremska, disusul dengan kekalahan tiga set dari Paula Badosa dalam satu-satunya pertandingan di turnamen grass-court musim ini di Berlin dua pekan lalu.
Kedua petenis belum pernah saling berhadapan lagi selama tujuh musim dan pertemuan pertama mereka sangat berkesan. Korpatsch menang dengan 6-4, 6-2 atas petenis AS di babak kualifikasi Linz Open musim 2019, turnamen yang akhirnya dimenangkan petenis AS sebagai lucky loser untuk gelar pertamanya di turnamen WTA. Dan meskipun Korpatsch bangkit dari ketertinggalan 3-1 di set pertama untuk memenangkan pertandingan itu dengan mudah.
Di sepanjang babak pertama Wimbledon pekan ini melawan Korpatsch, petenis unggulan ketujuh sama sekali tidak menghadapi satu pun peluang break point, sementara ia sendiri mampu memanfaatkan empat dari sembilan peluang break point yang ia ciptakan.
Selain itu, petenis AS hanya kehilangan tiga poin ketika ia mendaratkan servis pertamanya. Total, ia hanya kehilangan tujuh poin di delapan service gamenya.
Gauff kini melaju untuk menghadapi petenis berkebangsaan Argentina, Solana Sierra di babak kedua Wimbledon, di mana kedua petenis akan bertemu untuk kali pertama dalam waktu lebih dari satu bulan.
Pada 9 Mei, Sierra unggul 3-0 atas petenis AS di set ketiga babak ketiga di Roma sebelum petenis AS bangkit dan menang 5-7, 6-0, 6-4.
Sierra, yang mencapai babak keempat Wimbledon musim lalu sebagai lucky loser, memiliki perjalanan yang jauh lebih dramatis. Ia menyelamatkan dua peluang match point dalam kemenangan pembukanya 6-3, 5-7, 7-5 atas petenis berkebangsaan Hungaria, Anna Bondar.
Di undian pertandingan yang sama, rekan senegara Gauff, Claire Liu menyisihkan petenis berkebangsaan Belgia, Hanne Vandewinkel dengan 4-6, 6-3, 6-4. Di babak kedua, ia akan bertemu petenis berkebangsaan Turki, Zeynep Sonmez yang mengeleminasi petenis unggulan ke-28, Ann Li dengan 7-5, 1-6, 6-4.
Di aksi lain, petenis unggulan ke-11, Belinda Bencic juga tampil perkasa ketika membantai petenis tuan rumah, Mika Stojsavljevic dengan 6-2, 6-1. Maju ke babak kedua Wimbledon, petenis berkebangsaan Swiss akan menantang petenis berkebangsaan Cina, Wang Xinyu yang mengukir kemenangan 6-3, 2-6, 6-2 atas petenis berkebangsaan Italia, Elisabetta Cocciaretto.
Sementara petenis unggulan ke-19, Anna Kalinskaya mengalahkan petenis berkebangsaan Polandia, Magdalena Frech dengan 7-6, 6-4 dan akan menjadi lawan Diane Parry di babak kedua setelah petenis berkebangsaan Prancis menjegal petenis tuan rumah, Francesca Jones dengan 6-4, 6-4.
Artikel Tag: wimbledon, Belinda Bencic , Cori Gauff, Tamara Korpatsch