Ian Wright Ungkap Eberechi Eze Hampir Gabung Tottenham Sebelum ke Arsenal
Ian Wright dan rekrutan baru Arsenal, Eberechi Eze. (Foto: David Price/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Ian Wright mengungkapkan betapa dekatnya Eberechi Eze bergabung dengan Tottenham Hotspur sebelum akhirnya resmi berseragam Arsenal musim panas ini. Kehadiran Eze menjadi rekrutan ketujuh The Gunners, sekaligus melengkapi belanja besar mereka senilai £250 juta.
Tottenham sejatinya sudah mencapai kesepakatan dengan Crystal Palace untuk merekrut Eberechi Eze. Namun, situasi berubah drastis ketika Kai Havertz mengalami cedera lutut pada laga pembuka melawan Manchester United. Arsenal bergerak cepat memanfaatkan momentum dan berhasil menyalip Spurs dalam perburuan tanda tangan sang gelandang serang.
Eze sendiri memiliki ikatan emosional dengan Arsenal. Ia pernah menjadi pemain akademi The Gunners di usia muda dan juga pendukung klub. Hal itu membuatnya sulit menolak ketika tawaran datang dari Emirates Stadium. Ia pun langsung menandatangani kontrak empat tahun sebelum diperkenalkan ke publik dalam kemenangan 5-0 atas Leeds United.
Ian Wright menuturkan bahwa keluarga Eze percaya kepindahan ke Arsenal terjadi berkat campur tangan Tuhan. “Kesepakatan dengan Spurs sebenarnya sudah selesai. Tapi keluarganya sangat religius. Mereka percaya cedera Havertz adalah jalan dari Tuhan agar Eze bisa ke Arsenal. Saat keluar dari terowongan, dia bahkan tidak percaya itu benar-benar terjadi,” ujar Wright dalam acara Stick to Football.
Ian Wright juga menambahkan bahwa seluruh keluarga Eze adalah pendukung Arsenal. Karena itu, kepindahan ke Emirates Stadium terasa sangat emosional. “Bisa Anda bayangkan bagaimana perasaan keluarganya kalau dia justru bermain untuk Tottenham? Jadi melihat dia sekarang di Arsenal, kebahagiaan mereka benar-benar luar biasa,” ucapnya.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, juga mengakui proses perekrutan Eze berlangsung sangat cepat dan tidak terduga. “Ini salah satu transfer tercepat dan paling mengejutkan. Awalnya saya pikir tidak jadi karena tidak ada kabar di ponsel saya. Tapi di menit terakhir semuanya berhasil. Itu menciptakan api dan energi luar biasa di stadion,” kata Arteta. Ia optimistis Eze mampu memberi warna baru dalam serangan Arsenal berkat kemampuannya menciptakan momen-momen magis.
Dalam wawancara dengan media klub, Eberechi Eze sendiri tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. “Saya hanya bisa berterima kasih kepada Tuhan atas kesempatan ini. Bisa bermain dan diakui di level seperti ini adalah impian saya. Saya merasa sangat diberkati,” ujarnya.
Kepindahan Eze bukan hanya menjadi kisah transfer dramatis, tetapi juga kisah penuh emosi tentang pemain yang akhirnya kembali ke klub masa kecilnya setelah sempat tersisih di usia 13 tahun. Kini, Arsenal dan para suporternya berharap bintang baru mereka bisa memenuhi ekspektasi dan memberikan kontribusi besar di musim ini.
Artikel Tag: Ian Wright, Eberechi Eze, Arsenal, Tottenham