Kanal

Ini Kunci Sukses Marc Marquez Balikkan Keadaan Rebut Puncak Klasemen MotoGP

Penulis: Abdi Ardiansyah
18 Sep 2026, 23:45 WIB

Marc Marquez

Berita MotoGP - Marc Marquez berhasil mengubah persaingan gelar MotoGP 2026 hanya dalam beberapa seri setelah sempat tertinggal 102 poin dari puncak klasemen. Inilah salah satu kunci rahasia kebangkitan pembalap Ducati tersebut.

Marc Marquez menunjukkan kebangkitan luar biasa dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Sempat tertinggal 102 poin setelah MotoGP Italia di Mugello, pembalap Ducati tersebut kini kembali berada di puncak klasemen bersama Jorge Martin.

Marquez bahkan telah memenangkan lima dari delapan balapan terakhir sejak kembali ke lintasan. Sebelumnya, ia harus menjalani operasi pada lengan kanan dan kakinya setelah kecelakaan di MotoGP Prancis, sementara masalah saraf pada lengannya juga sudah dialami sejak insiden di Mandalika pada 2025.

Namun performa Marquez tidak hanya dipengaruhi kondisi motor dan hasil buruk para rival. Ada perubahan dalam pendekatannya ketika menjalani sesi latihan dan pemanasan.

Komentator Gavin Emmett mengungkapkan bahwa Marquez kini lebih mampu mengatur energinya. Hal tersebut menjadi penting karena kondisi lengannya belum sepenuhnya pulih.

"Faktor energi, bagaimana dia mengelola situasi baru dengan kondisi lengan yang hanya sekitar tiga perempat kekuatan, atau berapa pun tepatnya. Kita tidak perlu memberikan angka. Kita semua tahu kondisinya belum seperti seharusnya," ujar Emmett dalam podcast Gas It Out.

Menurutnya, Marquez membutuhkan waktu cukup lama untuk menyadari bahwa ia tidak perlu memaksakan diri sepanjang akhir pekan.

"Namun butuh waktu sejak awal tahun dan operasi berikutnya sampai dia menyadari, 'Oke, mungkin pada hari Jumat saya hanya melakukan satu lap cepat. Saat pemanasan saya cukup lima menit. Itu yang saya butuhkan untuk mencapai balapan. Saya punya satu tujuan.'"

"Dan dia sekarang benar-benar fokus pada tujuan tersebut, dan itu menjadi bagian yang sangat besar dari kebangkitannya," lanjutnya.

Direktur Utama Ducati Claudio Domenicali sebelumnya juga meminta Marquez mengurangi intensitas saat latihan agar kondisi fisiknya tetap terjaga. Pendekatan tersebut tampaknya mulai memberikan hasil.

Emmett juga menilai Marquez terbantu inkonsistensi para rival, terutama dari Aprilia. Meski demikian, ia menyebut Ducati ternyata masih cukup kompetitif untuk mendukung perjuangan Marquez.

Kini dengan delapan seri tersisa, kondisi lengan Marquez tetap menjadi perhatian. Namun, perubahan pendekatan tersebut membuatnya mampu menjaga energi sekaligus fokus pada satu target utama, yakni kembali merebut gelar juara MotoGP.

Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru