Kalah vs Mantova, Lazio Tersingkir Dari Coppa Italia
Lazio kalah 2-0 vs Mantova
Berita Coppa Italia: Lazio secara mengejutkan tersingkir dari Coppa setelah menelan kekalahan memalukan dari Mantova dengan skor 2-0 di pertandingan yang berlangsung Minggu (16/08) malam waktu setempat di Stadio Olimpico yang kosong.
Gennaro Gattuso berusaha untuk menurunkan line-up terbaik yang tersedia dan menerapkan formasi 4-3-3 milik Maurizio Sarri, Christos Mandas menjadi starter di posisi penjaga gawang di belakang Adam Marusic, Danilho Doekhi, Oliver Provstgaard, dan Alfonso Pedraza.
Di lini tengah, Nicolo Rovella beroperasi sebagai Regista didukung oleh Fisayo Dele-Bashiru dan Kenneth Taylor sedangkan Boulaye Dia memimpin lini serang diapit oleh Matteo Cancellieri dan kapten Mattia Zaccagni.
Lazio mengawali pertandingan dengan penuh semangat dan nyaris mencetak gol sebanyak tiga kali pada menit-menit awal. Namun, upaya Dele-Bashiru yang sempat berbelok arah membentur tiang gawang, sementara Dia menyia-nyiakan peluang emas dari bola pantul dengan melepaskan tembakan tepat ke arah kiper, Francesco Bardi. Sesaat kemudian, Pedraza mengirimkan umpan terobosan cerdik kepada Cancellieri di dalam kotak penalti. Sang pemain sayap melepaskan tembakan langsung tanpa mengontrol bola terlebih dahulu, namun arahnya sedikit melambung di atas mistar gawang.
Setelah awal yang menjanjikan itu, The Aquile gagal memberikan ancaman berarti di sisa babak pertama, kecuali melalui tembakan jarak jauh Dele-Bashiru yang berhasil diamankan oleh kiper. Sebaliknya, Mantova perlahan membangun momentum dan beberapa kali menguji ketangguhan Mandas; namun, kiper asal Yunani itu tampil meyakinkan dengan melakukan penyelamatan untuk menggagalkan upaya Francesco Ruocco, Ettor Gliozzi, dan Rares Ilie.
Biancocelesti bisa kembali mengendalikan permainan setelah turun minum, akan tetapi mereka menunggu hingga menit ke-67 untuk mencatatkan peluang, Luca Pellegrini mengirimkan umpan silang dari kiri yang diarahkan oleh Marusic ke mulut gawang lawan. Cancellieri berusaha untuk menyambut dengan tendangan voli dengan kaki terjulur, namun ia gagal menjangkau bola dengan sempurna sehingga peluang itu terbuang percuma.
Cancellieri kemudian mendapatkan satu lagi peluang emas usai jeda minum, menyusul umpan silang indah dari Marusic. Akan tetapi, sundulan sang pemain sayap meleset tipis di samping tiang gawang.
Dengan hanya menyisakan 15 menit dari waktu normal, tim tamu berhasil unggul dimulai dari pergarakan Davide Bragantini dari sayap kanan sebelum mengirimkan umpan silang ke mulut gawang dan Mandas menerjang untuk menghalau bahaya, namun Ruocco lolos dari lini belakang untuk menjangkau bola lebih dulu dan membawa Mantova unggul.
Tuan rumah berupaya keras mencari gol penyeimbang, bahkan kiper Mandas turut maju membantu serangan saat situasi sepak pojok di menit-menit akhir. Tapi, keputusan pemain asal Yunani itu untuk ikut menyerang justru berbuah petaka; Mantova mencetak gol kedua lewat serangan balik yang diselesaikan oleh Ismael Cajazzo dengan menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.
Dengan demikian, masa jabatan Gattuso pun dimulai dengan awal yang bak mimpi buruk. Tanpa agenda kompetisi Eropa, The Aquile hanya akan berlaga di Serie A selama sembilan bulan ke depan.