Kisah Menyentuh Jakub Mensik Bersama Kakak Kandung Yang Autis
Jakub Mensik [image: AFP]
Berita Tenis: Jakub Mensik menjalani pekan-pekan yang luar biasa di French Open musim 2026, menunjukkan bahwa ia adalah bintang yang tengah naik daun dan mengungkapkan aspek-aspek kehidupan pribadi yang tidak diketahui publik.
Petenis berkebangsaan Ceko mengungkapkan tentang dampak yang diberikan oleh kakak laki-lakinya, yang memiliki Gangguan Spektrum Autisme, terhadap hidupnya.
Menginjak usia 20 tahun, seorang juara Masters 1000, mantan pemain peringkat 12 dunia, tetapi masih banyak orang yang belum mengenalnya. Ia adalah individu yang rendah hati, seorang pemuda yang tidak menarik perhatian media dan antusiasme yang sama seperti petenis lain di generasinya, memiliki gaya bermain dan sikap di lapangan yang tidak seflamboyan dan se-teatrikal petenis lain, tetapi ia berhasil terhubung dengan orang-orang.
Ia mencapai hal tersebut di French Open musim ini melalui perjuangannya yang tidak kenal lelah di lapangan dan performa tenis yang luar biasa, sekaligus memiliki kehidupan pribadi yang patut diketahui.
Lahir pada September 2005 di Prostejov, salah satu kota dengan tradisi tenis yang hebat di seluruh Eropa, ia menghabiskan jauh lebih sedikit waktu di rumah daripada yang ia inginkan.
"Saya sedang mewujudkan impian saya menjadi petenis elit, tetapi itu berarti saya tidak bisa menghabiskan banyak waktu dengan kakak laki-laki saya. Kapan pun saya memiliki kesempatan untuk pulang, meskipun hanya untuk satu atau dua hari, saya melakukannya karena saya senang berada bersamanya," ungkap Mensik yang tentu saja menerima kondisi sang kakak.
"Ia tiga tahun lebih tua dari saya, kami selalu bermain bersama, dan dalam beberapa hal, saya tidak pernah menganggap caranya aneh. Ketika saya melihat saudara kandung lainnya, memang benar bahwa kami agak berbeda. Saya fokus pada kasih sayang yang kami miliki satu sama lain dan bagaimana kami menunjukkannya setiap kali kami bisa bersama. Kebahagiaan yang kami rasakan saat berada di samping satu sama lain adalah sesuatu yang luar biasa.”
Hal tersebut dibuktikan dengan kunjungannya kurang dari dua tahun lalu ke sekolah pendidikan khusus tempat kakak laki-lakinya bersekolah ketika ia berada di rumah.
"Itu sangat menginspirasi bagi saya. Saya menghabiskan 2 jam bersama mereka semua dan sangat terharu. Saya dapat berbicara dengan para pendidik dan guru dan menyadari betapa kerasnya mereka bekerja untuk membantu anak-anak mencapai tujuan mereka. Siapa pun yang menyaksikan hal-hal seperti itu memahami nilai-nilai sejati yang perlu disampaikan dan betapa pentingnya menjalani hidup," jelas Mensik.
Ketika ditanya apakah kakak laki-lakinya mengetahui kesuksesannya sebagai petenis profesional, ia menjawab dengan tegas.
"Saya rasa ia tidak mungkin memahami apa yang saya lakukan dan dampak yang dapat diberikan tenis pada masyarakat. Ia kesulitan memahami mengapa saya terkenal, tidak mudah menjelaskan situasinya dengan baik. Tetapi orang tua saya mengatakan bahwa setiap kali mereka menonton pertandingan saya di TV, ia juga menonton dan sangat mendukung saya, yang sungguh luar biasa," tukas Mensik yang berupaya mencapai prestasi bersejarah di French Open musim ini.
Artikel Tag: French Open, Jakub Mensik