Kanal

Legenda Tinju Ini Remehkan Gaya Bertarung Oleksandr Usyk

Penulis: Abdi Ardiansyah
11 Jul 2026, 20:09 WIB

Oleksandr Usyk

Berita Tinju - Nama Oleksandr Usyk hampir selalu masuk dalam daftar petinju terbaik era modern. Rekam jejaknya sebagai juara dunia tak terbantahkan di dua divisi, kelas penjelajah dan kelas berat, membuat banyak pengamat menempatkannya sebagai salah satu petinju pound for pound terbaik dalam sejarah.

Karier profesional Usyk dimulai setelah meraih medali emas Olimpiade London 2012. Di kelas penjelajah, ia berhasil menyatukan empat sabuk juara dunia usai mengalahkan sederet petinju elite seperti Krzysztof Glowacki, Mairis Briedis, dan Murat Gassiev. Setelah itu, Usyk naik ke kelas berat dan kembali mencatat sejarah dengan menumbangkan Anthony Joshua serta Tyson Fury, termasuk memenangi laga ulang melawan keduanya.

Meski pencapaiannya mendapat pengakuan luas, mantan juara dunia kelas penjelajah WBC, Johnny Nelson, memiliki pandangan yang cukup berbeda, khususnya terkait gaya bertarung kidal Usyk.

Dalam podcast Fight Your Corner, Nelson menegaskan bahwa komentarnya bukan ditujukan untuk meremehkan kualitas Usyk sebagai petinju secara keseluruhan.

"Saya selalu mengatakan bahwa Oleksandr Usyk adalah seorang southpaw yang biasa saja. Bukan berarti dia petinju biasa, tetapi jika berbicara soal gaya bertarung kidal, menurut saya tidak ada sesuatu yang benar benar luar biasa," ujar Nelson.

Ia kemudian membandingkan Usyk dengan sejumlah petinju kidal legendaris yang menurutnya mampu memaksimalkan keunggulan posisi tersebut.

"Ada petinju kidal yang benar benar spesial, seperti Pernell Whitaker atau Naseem Hamed. Mereka memanfaatkan gaya southpaw dengan cara yang membuat lawan kesulitan. Maksud saya, Usyk bukan petinju biasa, tetapi sebagai southpaw, gayanya tidak seistimewa mereka," lanjutnya.

Nelson juga mengungkapkan pandangannya mengenai duel Usyk melawan Tony Bellew pada 2018. Menurutnya, Bellew sempat tampil lebih baik sebelum akhirnya kalah knockout pada ronde kedelapan.

"Sampai sekarang saya masih merasa Tony Bellew tampil sangat baik. Bahkan menurut saya dia unggul angka sebelum pertarungan berakhir," kata Nelson.

Saat ini Usyk telah berusia 39 tahun dan dikabarkan tengah mempersiapkan pertarungan terakhir dalam karier profesionalnya. Sejumlah laporan menyebut mantan juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder, menjadi kandidat terkuat sebagai lawan penutup karier sang juara asal Ukraina.

Artikel Tag: WBC, Deontay Wilder, Tony Bellew, oleksandr usyk, Heavyweight

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru