Liberali Cemerlang, Como Tumbangkan Fiorentina 3-1 di Serie A
Liberali Cemerlang, Como Tumbangkan Fiorentina 3-1 di Serie A - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: Sensasi di Florence, Como Taklukan Fiorentina dengan Kemenangan 3-1
Pertarungan sengit terjadi di Stadio Artemio Franchi pada 18 Oktober 2026, saat Como 1907 berhasil menundukkan tim tuan rumah, ACF Fiorentina, dengan skor 3-1. Laga tersebut menjadi momen bersejarah bagi Mattia Liberali, yang merayakan debutnya sebagai starter dengan mencetak gol perdana di Serie A.
Fiorentina, yang dipimpin oleh pelatih Fabio Grosso, sebenarnya tampil dengan semangat baru setelah kembalinya Paolo Vanoli. Namun, ketidakberuntungan kembali menghampiri mereka setelah sebelumnya kalah 2-1 dari Genoa. Absennya beberapa pemain kunci seperti Luca Ranieri dan Arthur Atta juga menambah beban bagi skuad Viola.
Di sisi lain, Como datang dengan luka setelah hanya meraih satu poin dari dua pertandingan Serie A terakhir dan mengalami kekalahan dari Feyenoord di Liga Champions. Namun, semangat juang mereka tak surut. Mattia Liberali menjadi sorotan saat ia menggantikan Yan Couto yang terpaksa mundur di menit-menit akhir pemanasan.
Laga ini juga menjadi ajang reuni bagi Paolo Vanoli dan Cesc Fabregas yang pernah bersama di Chelsea, kini bertemu di sisi lapangan sebagai pelatih.
Pedro Goncalves dari Como segera menunjukkan taji dengan memberikan umpan matang kepada Alieu Njie, meski aksinya dihentikan oleh Marc-Oliver Kempf. Namun, tak butuh waktu lama bagi Como untuk mencetak gol pembuka lewat tendangan melengkung Liberali yang sempurna, mencatatkan gol Serie A pertama bagi pemain Italia di Como sejak Patrick Cutrone.
Tak hanya itu, Como menggandakan keunggulan lewat Nico Paz yang menyundul bola hasil umpan silang Alex Valle ke sudut gawang, menjadikannya 2-0. Fiorentina berusaha bangkit, dan Marin Pongracic berhasil memperkecil ketertinggalan dengan memanfaatkan bola muntah dari tendangan sudut.
Fiorentina nyaris menyamakan kedudukan ketika tendangan Mastantuono meleset tipis di depan gawang, dan Pongracic kembali mencetak gol yang sayangnya dianulir VAR karena offside. Meski mereka terus menekan, Como memperlebar jarak menjadi 3-1 setelah Tasos Douvikas mengonversi umpan Paz menjadi gol, memanfaatkan kelengahan David De Gea.
Pertandingan semakin menegangkan saat Alieu Njie gagal memanfaatkan peluang emas dari jarak dekat, hanya membentur tiang. Namun, hingga peluit akhir pertandingan, Fiorentina tak mampu menambah gol, membuat Como pulang dengan kemenangan manis.
Dengan hasil ini, Como berhasil bangkit dari keterpurukan dan menambah koleksi poin mereka di Serie A, sementara Fiorentina harus segera memperbaiki strategi untuk kembali ke jalur kemenangan.