Luciano Spalletti Ungkap Bedanya Latih Juventus dengan Klub Italia Lain
Pelatih Juventus Luciano Spalletti (Image: Juventus)
Berita Liga Italia: Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, berbicara tentang perbedaan melatih Si Nyonya Tua dengan klub-klub Italia, mengingat dia pernah menukangi AS Roma, Napoli hingga Inter Milan.
I Bianconeri menutup periode sebelum jeda internasional dengan bercokol di peringkat ketujuh klasemen Serie A usai meraih 10 poin dari lima pertandingan, dengan meraih kemenangan 2-0 atas Atalanta di pertandingan terakhir.
Laga berikutnya untuk Juventus di Serie A baru dilaksanakan pada Senin (12/10) dini hari WIB dengan melawat ke kandang Cagliari yang pada saat ini telah memiliki 12 poin.
Karena periode istirahat yang panjang, Luciano Spalletti mengatur satu laga uji coba melawan Cremonese yang berakhir dengan kekalahan 0-1 di Continassa pada Jumat (2/10) sore WIB.
Spalletti ditargetkan untuk bisa mengembalikan kejayaan Juve, yang telah gagal bersaing dalam memperebutkan gelar Scudetto sejak terakhir kali meraihnya pada 2020.
Sang juru taktik berusia 67 tahun pernah menukangi tim-tim Italia lain, termasuk Napoli dan Inter Milan, bahkan timnas Italia, namun Juve adalah tim yang berbeda.
"Di Roma, saya melatih basis penggemar; di Napoli, Anda melatih sebuah kota. Di Inter, sebuah tradisi; di tim nasional, sebuah bangsa. Di Juve, sebaliknya, Anda melatih mentalitas: itu adalah sejarah sepak bola," kata Spalletti kepada Tuttosport.
"Di sini, ada cara Juventus: bukan hanya luapan emosi. Itu adalah kegembiraan, kebanggaan, dan tanggung jawab: perasaan-perasaan ini tidak pernah meninggalkan saya. Itu adalah intensitas yang tak pernah sepele dari kesedihan yang berlebihan dan kebahagiaan yang meluap-luap," tambahnya.
"Anda tidak harus hidup hanya untuk sepak bola, tetapi untuk Juventus. Kami berkompetisi di level kami sendiri, bukan dengan yang lain. Klub kami identik dengan keunggulan sepak bola, itulah sebabnya minat terhadap kami bersifat global."
Artikel Tag: Juventus, Luciano Spalletti