Kanal

Maju Ke Semifinal Di Roma, Jannik Sinner Samai Prestasi Rafael Nadal

Penulis: Dian Megane
14 Mei 2026, 20:29 WIB

Jannik Sinner [image: FITP]

Berita Tenis: Bisakah seseorang menghentikan perjalanan bersejarah petenis peringkat 1 dunia, Jannik Sinner di Italian Open, Roma musim 2026?

Petenis favorit tuan rumah kini terpaut dua kemenangan lagi dengan gelar Italian Open setelah ia membantai petenis unggulan ke-12, Andrey Rublev dengan hasil meyakinkan 6-2, 6-4 di perempatfinal.

Runner up di Roma musim lalu memperlihatkan performa penuh kendali di seluruh lapangan, memadukan ketepatan tanpa henti dari area baseline dengan niat menyerang untuk memukau para penonton tuan rumah.

Berkat kemenangan yang diperjuangkan selama 1 jam 32 menit, juara ATP Finals musim 2025 bergabung dengan Rafael Nadal (2010, 2011) sebagai satu-satunya petenis putra yang melenggang ke semifinal di lima turnamen Masters 1000 pertama dalam satu musim.

Setelah memenangkan turnamen Masters 1000 di Indian Wells, Miami, Monte Carlo, dan Madrid musim ini, petenis berusia 24 tahun terus mengukir perjalanan yang menakjubkan. Jika ia mengangkat trofi kemenangan di Roma, ia akan bergabung dengan Novak Djokovic sebagai satu-satunya petenis putra yang mampu menorehkan Career Golden Masters, yaitu memenangkan kesembilan turnamen Masters 1000.

Sinner kalah dari petenis berkebangsaan Spanyol, Carlos Alcaraz di final Italian Open 12 bulan lalu, tetapi ia menempatkan dirinya di posisi yang baik untuk maju satu langkah lebih jauh pada musim 2026. Dengan mengantongi 27 kemenangan beruntun, ia akan berhadapan dengan Daniil Medvedev atau Martin Landaluce demi memperebutkan satu tempat di final.

Rublev tampil kompetitif di reli-reli awal dan menunjukkan beberapa momen kreatif untuk menguji petenis unggulan pertama di set pertama, tetapi petenis unggulan pertama memberikan permainan yang terbaik saat dibutuhkan.

Meskipun petenis tuan rumah menyia-nyiakan keunggulan 4-1 di set kedua dan kehilangan servis untuk kali pertama dalam dua pekan terakhir, ia akhirnya sampai ke garis finis dan kini semakin unggul dengan 8-3 dalam head to head mereka.

Dengan 32 kemenangan beruntun yang ia amankan di turnamen Masters 1000, petenis peringkat 1 dunia melampaui rekor Novak Djokovic (31) pada musim 2011 untuk pencapaian tersebut. Selain itu, ia kini terpaut dua kemenangan lagi untuk mencetak rekor memenangkan enam gelar Masters secara beruntun setelah ia juga memenangkan Paris Masters akhir musim lalu sebelum menyapu bersih empat turnamen Masters pertama musim ini.

Selain mengincar Career Golden Masters, petenis unggulan pertama juga mengincar untuk mengakhiri paceklik juara tuan rumah selama 5 dekade di Italian Open nomor tunggal putra. Adrian Panatta (1976) menjadi petenis putra terakhir yang naik podium juara di Roma.

Setelah kalah di Australian Open melawan Djokovic dan di Qatar Open, Doha melawan Jakub Mensik, Sinner memperlihatkan dominasi yang luar biasa. Sejak ia memulai kemenangan beruntun di Indian Wells pada bulan Maret, ia baru kehilangan dua set di sepanjang 27 kemenangan beruntunnya.

Artikel Tag: Rafael Nadal, Novak Djokovic, Italian Open, Andrey Rublev, Jannik Sinner

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru