Manajer Cubs Craig Counsell Kritik Aturan Khusus MLB Terkait Shohei Ohtani
Menurut Craig Counsell, situasi tersebut terasa tidak biasa karena berkaitan dengan status dua arah yang dimiliki Shohei Ohtani. (Foto: AP)
Manajer Chicago Cubs, Craig Counsell, melontarkan kritik terhadap aturan Major League Baseball (MLB) yang memungkinkan Los Angeles Dodgers memiliki 14 pitcher dalam roster aktif mereka.
Menurut Counsell, situasi tersebut terasa tidak biasa karena berkaitan dengan status dua arah yang dimiliki Shohei Ohtani.
Dalam regulasi MLB, setiap tim dibatasi hanya boleh membawa maksimal 13 pitcher dalam roster aktif berisi 26 pemain sejak hari pembukaan musim hingga 31 Agustus.
Batas tersebut kemudian meningkat menjadi 14 pitcher dengan total 28 pemain aktif mulai 1 September hingga akhir musim.
Namun, Ohtani yang berstatus sebagai pemain dua arah tidak dihitung sebagai pitcher dalam komposisi roster.
Hal ini membuat Dodgers secara efektif dapat membawa 14 pitcher, sebuah kondisi yang tidak dapat dilakukan tim lain.
Craig Counsell menilai aturan tersebut memberikan keuntungan khusus bagi satu tim. Ia mengaku sejak awal tidak memahami alasan di balik pembatasan jumlah pitcher dalam roster.
“Menurut saya, aturan itu dibuat untuk membantu aspek ofensif permainan. Tapi kemudian ada satu tim yang bisa memiliki pemain dengan dua peran sekaligus, sehingga mendapat perlakuan berbeda. Itu terasa sangat aneh,” ujar Counsell sebelum pertandingan Cubs melawan Philadelphia.
Status pemain dua arah diberikan kepada pemain yang memenuhi kriteria tertentu, yakni mencatat minimal 20 inning sebagai pitcher di level MLB serta tampil sebagai pemain posisi atau designated hitter dalam setidaknya 20 pertandingan dengan minimal tiga plate appearance di setiap laga.
Kriteria tersebut harus dipenuhi dalam satu musim berjalan atau dua musim sebelumnya.
Aturan ini mulai diterapkan sejak musim 2020, dan hingga saat ini Ohtani menjadi satu-satunya pemain aktif yang memenuhi persyaratan tersebut.
Kemampuannya bermain sebagai pitcher sekaligus pemukul menjadikannya kasus unik dalam kompetisi.
Kondisi ini menimbulkan perdebatan terkait keadilan kompetitif di liga. Di satu sisi, aturan tersebut dirancang untuk mengakomodasi pemain dengan kemampuan langka seperti Ohtani.
Namun di sisi lain, hal itu menciptakan perbedaan signifikan dalam fleksibilitas roster antar tim.
Craig Counsell, yang memiliki pengalaman panjang selama 16 tahun sebagai pemain di MLB sebelum menjadi manajer, menilai bahwa tidak ada pemain lain dengan profil serupa saat ini.
Oleh karena itu, ia mempertanyakan relevansi aturan yang secara praktik hanya menguntungkan satu tim.
Sementara itu, Dodgers sebagai juara bertahan World Series memanfaatkan situasi tersebut untuk memperkuat kedalaman pitching mereka.
Keberadaan Ohtani memberi fleksibilitas tambahan yang dapat menjadi faktor penting dalam persaingan musim ini.
Perdebatan mengenai aturan pemain dua arah diperkirakan akan terus berlanjut seiring belum adanya pemain lain yang mampu menyaingi kemampuan unik Ohtani di level tertinggi.
Artikel Tag: mlb, Shohei Ohtani